09/27/2022
Post Visitors:39
Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo langsung memerintahkan kepada para Kapolres untuk melakukan penjagaan secara ketat di masing-masing Mapolresnya.

FBN – Kalimantan Tengah || Pasca adanya serangan orang tak dikenal di Mabes Polri pada Rabu (31/3) sekitar pukul 16.47 WIB, Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo langsung memerintahkan kepada para Kapolres untuk melakukan penjagaan secara ketat di masing-masing Mapolresnya.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Eko Saputro melalui Kasubbid Penmas Polda Kalteng, AKBP Muriyanto, Rabu (31/3).

“Yang jelas sudah ada perintah dari Pak Kapolda terkait perketat penjagaan mako masing-masing,” ujar Muryanto.

Selain itu, ia menambahkan bahwa Kapolda meminta agar para PJU dan Kapolres memperkiat penjagaan dan selalu siap siaga di masing-masing Polres.

“Kepada para Kapolres dan PJU sudah diminta untuk jangan lengah dan kendor pasca penyerangan di Mabes Polri,” jelasnya.

Berkaitan dengan penjagaan ketat oleh Polda Kalteng dan Polres jajaran untuk menciptakan situasi kantibmas sebenarnya sudah dilakukan pasca adanya kasus bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makasar.

Sejumlah tempat vital seperti rumah-rumah ibadah dan titik-titik rawan hingga kini terus dijaga agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebagaimana diketahui bahwa Mabes Polri diserang orang tak dikenal, Rabu sore.

Dari video yang diterima kumparan, diduga pelaku merupakan seorang perempuan, terlihat dari pakaian yang dikenakannnya.

Dalam video itu, pelaku itu melenggang masuk ke area halaman depan Mabes Polri. Dia berjalan sambil menembak ke sembarang arah.

Dari foto yang didapat, pelaku mengenakan pakaian serba hitam. Ada pula benda mirip pistol di dekat tubuh pelaku.

Melihat hal itu, polisi yang berjaga di Mabes Polri langsung mengamankan lokasi. Sampai akhirnya, perempuan itu tergeletak setelah ditembak polisi.

Sumber : InfoPBUN

(Van*/Len).

%d blogger menyukai ini: