12/03/2022
Post Visitors:91

FBN – KABUPATEN BEKASI || Warga Kp. Kalenderwak gang Pos kembali di hebohkan dengan adanya penemuan ikan yang berserakan pada mengambang di saluran air, yang mengalir ke kali sepanjang Kp Kalenderwak, Desa Karang Sari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Minggu(13/09/2020).

Itu di informasikan oleh warga kepada Kepala Desa Umbara yang sedang menghadiri acara sosial di Aula Desa Karang Sari.

Mendapatkan informasi tersebut Umbara atau sapa akrabnya Bao bersama Bimaspol, Babinsa, dan beberapa perangkat desa langsung mendatangi lokasi yang di duga telah terkontaminasi oleh limbah B3 dari pihak PT. Multistrada Arah Sarana TBK.

Kades saat di lokasi terlihat begitu geram, atas perbuatan Oknum Perusahaan yang begitu tega membuang limbah yang di duga B3 melalalui saluran air,yang terletak di tengah lingkungan masyarakat.

“Lagi dan lagi terulang lagi, Perusahaan membuat ulah kembali dan ini bukan yang pertama kalihnya, sudah terlihat jelas ikan mati berserakan di saluran air yang di mana itu adalah dari PT. Multistrada.”Geramnya Bao.

Masih kata dia, “Saluran air itu langsung ke kali, dimana masyarakat Kalenderwak masih memakainya untuk mencuci baju, mandi, dan kegiatan lainnya, bagaimana itu tidak bahaya ikan saja pada mati sampe segitu banyaknya kalo bukan limbah apah lagi coba.”

Dirinya mengungkapkan bahwa pemerintah desa karang sari sudah beberapa kalih memberikan himbauan, namun apah daya buktinya masih tetap PT. Multistrada tidak menghiraukannya.

“Kami Pemerintah Desa sudah melaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup, tapi apah sampai saat ini terjadi lagi, belum lama burung pada mati di saluran ini juga, Perusahaan juga cuma hanya janji akan memindahkan saluran pembuangan limbahnya, mana ternyata ini terjadi lagi”.Keluhnya Kades.

Bao berharap jangan hanya mementingkan Perusahaan saja, tapi lihat apa yang menjadi dampaknya juga.

“Tolong pihak Perusahaan PT. Multistrada jangan selalu membuat warga Desa Karang Sari menjadi resah, dan kepada pemerintah tolong di tindak tegas apa yang telah Perusahaan lakukan kepada masyarakat, karena ini merupakan salah satu kejahatan lingkungan”.Ujarnya Bao.

Ditempat yang sama salah satu warga yang mengaku sudah lama di bidang peternakan ikan menjelaskan, jelas ini ikan yang terkena racun atau limbah Perusahaan.

“Terlihat dari mata ikan yang putih, lalu dari ingsangnya juga sedangkan jenis ikan yang mati ini termasuk ikan yang kuat terhadap lingkungan seperti ini.”Jelasnya.

“Saya meyakini saluran air ini sudah terkontaminasi oleh limbah bahan kimia yang berbahaya, apa lagi masih banyak warga yang menggunakan air kali ini untuk mencuci dan lainnya itu akan sangat berbahaya”. Pungkasnya.

Turut datang ke lokasi pihak perwakilan perusahaan melalui security Pt. Multistrada, dengan mengambil dokumentasi untuk laporan ke Perusahaan.

Reporter : (**Tif)

%d blogger menyukai ini: