oleh

Mengaku Sudah Mendapat “RECOM” dari Kades, diduga Ar Lakukan Pungli Bansos Beras Bantuan PPKM

FBN # LAMPUNG TIMUR – Pekalongan Lampung Timur, Ar yang mengaku salah seorang anggota karang taruna desa pekalongan. Di duga telah melakukan pungli beras bantuan PPKM dari kementerian sosial. Yang dilaksanakan di desa Adijaya kecamatan pekalongan lampung timur.

Hal ini terungkap ketika kami dari media mendapatkan laporan dari beberapa masyarakat desa Adijaya yang mendapatkan bantuan beras PPKM dari kementerian sosial.yang merasa keberatan karna di minta dana oleh Ar berkisar antara Rp 5000. ,s/d Rp 10.000,. dengan alasan dana tersebut untuk biaya administrasi dan transportasi.

Untuk mengetahui kebenaran laporan dari masyarakat tersebut, kami dari media mencoba melakukan konfirmasi kepada Ar dan beberapa anggota E- warong desa adijaya.

Menurut keterangan Ar kepada awak media memang betul dia membantu pengambilan beras dari kantor pos. Semata mata pekerjaan sosial demi membantu masyarakat. Ujarnya, Lebih lanjut Ar mengatakan bahwa wajar dia meminta dana kepada masyarakat untuk uang bensin dan uang lelah saya. Itupun sudah persetujuan Masyarakat dan saya sudah mendapat rekomendasi dari kepala desa Adijaya.

Ketika salah seorang awak media menanyakan kepada Ar kalau pekerjaan sosial dan apalagi anda seorang pengurus karang taruna kenapa masih meminta dana kepada masyarakat . Ar pun bungkam tidak menjawab pertanyaan tersebut.

Lain lagi menurut keterangan ibu Sumarti, salah seorang pengurus e- warong. desa Adijaya kepada kami awak media, saya tidak tahu mas sama saudara Ar. itu yang membawanya kerumah saya ibu Meini yang notabene pengurus e- warong juga. dan dari awal saya tidak setuju berasnya di tempatkan di rumah saya. masalah dana yang di tarik dari masyarakat saya tidak tahu. dan saya tidak mendapatkan bagian dan saya pun tidak mau kalau di kasih. dalam hal ini saya tidak mau dilibatkan mas. Tutup bu Sumarti.

Ahirnya kami dan beberapa rekan media menyambangi kediaman Bapak kepala desa Adijaya. Bapak Agus Supendi. Untuk meminta konfirmasi permasalahan ini. menurut keterangan pak Agus, untuk permasalahan ini saudara Ar tidak pernah menemui saya apalagi saya sampai memberikan rekomendasi kepada saudara Ar. Dengan ini saya menjelaskan saya tidak pernah memberikan “rekomendasi” kepada saudara Ar.

Dalam hal saya meminta kepada rekan rekan media untuk mengusut tuntas permasalahan ini.sampai kepihak yang berwajib dan saya tidak terima karna sudah menjual nama saya . Seolah olah saya memberikan rekomendasi kepada saudara Ar.

Sungguh sangat disesalkan perbuatan yang dilakukan saudara Ar. yang mencari keuntungan pribadi ditengah penderitaan masyarakat yang sedang melawan pandemi covid -19. apalagi bantuan beras tersebut murni di berikan kemensos secara gratis kepada masyarakat yang bener bener berdampak pandemi covid-19. ( Syamsul )

Komentar

Fokus Berita Nasional