11/30/2022
Post Visitors:72
Proyek pemasangan paving blok di halaman Kantor Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

FBN – Kabupaten Bekasi || Pekerjaan yang di anggarkan oleh pemerintah diduga dikerjakan dengan asal asalan, itu terlihat seperti kegiatan pemasangan Paving Block di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Pasalnya saat awak media melakukan kontrol sosial, Sabtu (28/11/2020) kepada kegiatan yang diduga memakai anggaran pemerintah daerah, namun di lokasi tidak ada papan kegiatan sehingga sulitnya masyarakat ikut serta mengawasi pembangunan yang ada di sekitar wilayahnya.

Tidak hanya itu lebih mirisnya ditemukan material yang digunakan sejenis Paving Blok diduga asal asalan, karena materialnya masih basah sehingga mudah pecah.

Terlihat dengan ditemukannya hal tersebut diduga kuat rekanan kontraktor tidak mendahulukan kwalitas, disinyalir demi keuntungan pribadi membeli material semaunya.

Itu juga diungkapkan oleh salah satu tukang yang sedang bekerja, menurutnya paving blok itu mudah pecah karena basah.

Iya bagaimana gak mudah pecah mas, lah ini materialnya masih basah, karena saya hanya pekerja ya sudah gunakan matrial yang ada.” ucapnya.

Foto : Banyaknya paving blok yang pecah dan retak akibat bahan matrial paving blok yang tidak kering (masih basah).

Masih kata tukang,

“Jika di bandingkan dengan material Paving blok yang kering, ya jelas bagusan yang kering klo gini hanya buang buang material karena mudah pecah.”

Mirisnya tidak ada pengawasan dari Dinas maupun pihak yang terkait, sehingga memberikan peluang kepada oknum kontraktor untuk lebih leluasa mengerjakan semaunya.

Di lokasi kegiatan juga terlihat urugan tanah merah yang masih basah/lembab, yang sebagian diduga ditindih langsung oleh pasir urug dan di pasang paving blok tanpa adanya pengerasan terlebih dahulu.

Reporter : (**Tif)

%d blogger menyukai ini: