Misteri Tanah Wakaf Masjid, Pernyataan Kasie Kesos Kel. Soklat Senada Dengan Pengakuan H. Ace

53

KAB. SUBANG, FOKUS BERITA NASIONAL | Misteri tanah yang di wakafkan Mursal Ardiansyah hingga detik ini belum kunjung usai, dan status tanah tersebut masih simpang siur. Tercatat di Surat Pernyataan Ikrar Wakaf lokasi tanah tersebut berada di Kp.Cibarola Rt. 37 / Rw. 14 Kel.Soklat Kec.Subang Kab.Subang Jawa Barat, Minggu (08/09/2019).

Namun pengakuan Drs H.Ace,M.M.Pd saat di temui ia menjelaskan lokasi tanah tersebut berada diatas SPPT A/N Heri No 0129, dan terlihat di SPPT tersebut terletak di Jl.Letnan Ukin Blok Cibarola Rt.34/Rw.09 Kel.Soklat Kec.Subang Jawa Barat.

Selain itu pengakuan H.Ace tanah tersebut adalah bukan milik Mursal Ardiansyah melainkan milik Negara, lontaran perkataan tersebut dilontarkan saat diwawancara awak media.

“itu bukan tanah Pak Mursal, tanya kecuali keluarga Pak Mursal tanya masyarakat 10 saja, ada tidak satu orang kalau itu (mengatakan) tanah Pak Mursal, Peta itu data, data itu buatan, data itu bisa salah, peta itu macam-macam, ada peta pajak ada peta jalan, peta bisa robah bisa salah, tapi kalau masalah status tanah, sejarah tanah, coba tanya dan bandingkan simpulkan,” ucap H.Ace.

H.Ace memaparkan bahwa Mursal Ardiansyah sempat merusak solokan kecil milik PNPM,” Disini ada solokan kecil kebelakang rumah mang dodi itu solokan batasnya pengerjaan PNPM solokan itu dirusak Pak Mursal untuk menghilangkan jejak, di sana ada coba lihat ditempat Pak Itot atau Pak Laud, kesininya buntu kenapa dibuat kebawah baru, sebenarnya yang aslinya kesini (kebelakang rumah Dodi), tidak terlihatnya karna ada jalan baru tidak ada kalau dulumah, disebabkan ada jalan baru seolah-olah itu bukan tanah Korpri, di cleam sama pak Mursal seolah-olah itu tanah saya (Tanah Pak Mursal),” lanjut H.Ace.

Di tempat yang berbeda Kasie Kesos Kel.Soklat (Cicih Risnawati, S.AN) senada dengan ucapan H.Ace, Cicih mengatakan tanah tersebut adalah milik Negara, selain itu pengakuan Cicih mempunyai peta dari BPN, dan ia mendapatkan peta tersebut dari staf Kec.Subang (Wiwin).

“Saya punya peta BPN dapat dari Bu Wiwin, tidak sampai sana tanah Pak Mursal, jika perlu ada di Kecamatan (Kec.Subang) ada di Bu Wiwin, kata saya itu tanah Negara, saya sudah bilang ke Pak Mursal kalau bapak tidak percaya tolong ke Kecamatan (Kec.Subang) lihat berkasnya, saya bilang ke Bu Wiwin tolong amankan berkasnya takut ada permasalahan,” pungkas Cicih, Selasa (27-08-2019) siang. (Red)