08/19/2022
Post Visitors:67

FBN – Tapanuli Selatan.
Camat Batangtoru Mara Tinggi, SAP, MM membuka resmi kegiatan dialog desa / kelurahan sadar kerukunan, dengan Thema ” Dialog Sadar kerukunan dalam bingkai Moderasi Beragama ” bertempat di Aula kantor Camat Batangtoru, rabu ( 06/07) kabupaten Tapanuli Selatan.

Mara Tinggi,SAP, MM, mengapresiasi kegiatan dialog desa/ kelurahan sadar kerukunan, saya harapkan dialog ini adalah dialog yang sehat, dialog yang berdasarkan keilmuan dialog yang cerdas dan berdasarkan ketenangan hati, tentulah dengan kita berdialog yang keluar dari ketenangan hati nan bersih, semoga kegiatan dialog ini berjalan lancar, ” tutur Camat Batangtoru Mara Tinggi, SAP, MM saat membuka kegiatan dialog Desa/ kelurahan sasar kerukunan, di aula kantor Camat Batangtoru.

Kakan Kesbangpol Tapsel Hamdi Pulungan, yang diwakili oleh Sekretaris kesbangpol Azam Hasibuan menyampaikan perbedaan itu di ciptakan Tuhan merupakan suatu keindahan, sesuai dengan ideologi pancasila Bhinneka Tunggal Ika berbeda-beda tapi satu juga, seperti dasar negara Indonesia, kami juga berharap kita di Tapanuli Selatan khususnya di kecamatan Batangtoru agar tetap menjaga kekompakan, keselarasan dalam bermasyarakat jangan terprovokasi dengan issu yang memecah belah kerukunan antar umat di lingkungan kita masing-masing, ujar sekretaris Kesbangpol Tapsel dalam paparannya.

“Kerukunan antar umat beragama, maupun seagama perlu juga kita jalin kerukunan dengan pihak pemerintah, sehingga tingginya toleransi kerukunan antar umat beragama di wilayah kita masing-masing baik muslim maupun non-militer muslim, ” Ujar sekretaris kesbangpol

Sementara, Kakan Kemenag Tapsel Drs. H. Ikhwan Nasution, moderasi kerukunan umat beragama penting bagi pemerintahan, yang merupakan penengah dalam setiap permasalahan yakni tidak memihak atau pun wasit dalam setiap permasalahan yang timbul agar tidak terjadi konflik sehingga dapat terselesaikan dengan baik tanpa adanya yang di rugikan pada kedua belah pihak, moderasi beragama ini merupakan upaya pemerintah Daerah dalam menyampaikan sadar kerukunan di lingkungan masyarakat ” Ujar Kakan Kemenag Tapsel Drs. H. Ikhwan Nasution dalam paparannya Moderasi beragama dari sudut pandang muslim.

Dahlan Harahap, moderasi beragama dari sudut pandang non muslim, keragaman itu sudah tercipta sejak dahulu, keragaman itu harus kita syukurkan, merupakan tupoksi FKUB untuk memaparkan keberagaman sehingga tidak terjadi konflik di antara masyarakat, keragaman itu adalah anugerah, kerukunan yang terjadi di wilayah kecamatan Batangtoru mari tetap kita jaga sehingga tercipta, tetap terjaga keharmonisan di masyarakat. ” tutur Dahlan Harahap ( Narasumber).

Ketua FKUB Tapsel H. Hamdan, S. Ag, menyimpulkan ” Keberagaman ini adalah anugerah, juga merupakan rahmat bagi kita semua, sehingga mari kita masing-masing menjaga kerukunan umat beragama yang sudah terpatri di bumi Tapanuli Selatan yang kita cintai ini, serta terimakasih buat pemerintah yang telah berpartisipasi dalam terlaksananya kegiatan ini, salam kerukunan ” Ungkap Ketua FKUB Tapsel H. Hamzah, S. Ag, menutup kegiatan dialog.

Ketua Panitia, Drs. H. Mara Laut Siregar menyampaikan , jangan lah kita mencari cari kesalahan agama orang lain, marilah jaga keharmonisan di wilayah kita masing-masing, kegiatan dialog desa / kelurahan sadar kerukunan ini akan berlanjut di kecamatan berikutnya yakni Kecamatan Marancar dalam waktu dekat ini. Dan kegiatan ini di motori oleh Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Tapanuli Selatan, dan Kesbangpol Tapsel.

Hadir dalam kegiatan, Kakan Kemenag Tapsel Drs. H. Ikhwan Nasution, Sekretaris Kesbangpol Tapsel Azam Hasibuan ( Narasumber), Camat Batangtoru Mara Tinggi, SAP, MM., Ketua FKUB Tapsel H. Hamdan, S. Ag., mewakili Kapolsek BatangToru Aiptu E Saragi ( Kanit Intelkam Polsek Batangtoru), Babinsa , Drs. Dahlan Harahap,B.SC.( Narasumber), Dr. Zainal Efendi Hasibuan ( Narasumber), Ketua Panitia Drs. H. Mara Laut Siregar, tokoh masyarakat, tokoh Agama, tokoh pemuda tingkat kecamatan ( IPK, Pemuda Pancasila, FKPPI, KNPI ), masyarakat kelurahan Wek IV kecamatan Batangtoru.

( FBN 009 )

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: