Normalisasi Mubazir, Jalan Protokol Tanjung Tiram Tetap Dilanda Banjir

53

KAB. BATUBARA, FOKUS BERITA NASIONAL | Meskipun Normalisasi oarit sudah dilakukan dengan anggaran yang lumayan namun kesannya mubazir. Terbukti dengan curah hujan sedikit
Jalan Protokol Tanjung Tiram Dilanda Banjir.

Pepatah mengatakan bagaikan menggaram air dilautan. Meski sudah digelontorkan dana APBD Batubara Tahun anggaran 2018 untuk kegiatan normalisasi saluran drenase di jalan protokol Kecamatan Tanjung Tiram, nampaknya tetap saja belum maksimal.

Alasannya, saat hujan deras yang terjadi pada sabtu (24/08/2019) pagi hingga siang membuat ruas jalan protokol di Kecamatan Tanjung Tiram banjir seperti ‘kolam ikan’.

Debet air yang menggenangi ruas jalan protokol tetap bertahan hingga malam hari. Sejumlah kenderaan yang melintas terpaksa pelan karena rembetan air dapat membasahi busi kenderaan sepeda motor yang nelintas

Berdasarkan pantauan, titik air yang tergenang disepanjang jalan protokol terjadi mulai dari simpang empat tugu selamat datang hingga ke depan kantor PLN Ranting Tanjung Tiram.

Air yang tergenang itu tidak dapat turun diduga akibat saluran drenase tidak normal. Sampah yang tergenang disaluran menghambat debet air turun ke dataran rendah. Sehingga genangan air tak dapat dialirkan.

Pemerintah Batubara, Tahun anggaran 2018, telah menganggarkan dana APBD sebesar 1,5 Milyar. Anggaran yang diperuntukkan untuk membersihkan saluran drenase dari sampah yang menumpuk itu dikerjakan tidak maksimal.

Warga berharap, pemerintah daerah Batubara dapat memperbaiki kembali saluran drenase di Kecamatan Tanjung Tiram, agar ketika hujan tidak menjadi langganan banjir.

“Kita berharap, dimasa kepemimpinan Zahir- Oky dapat menata kembali drenase di kecamatan Tanjung Tiram agar pekerjaan yang menggunakan dana APBD Batubara itu tidak Sia-sia.

Diharafkan hal ini bisa jadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Batubara.

Reporter: Supriadi.