Oknum Kades Tanjung Karang, Diduga Keroyok Bos Warung Kopi Hingga Lebam

56

Keterangan Photo, Korban sedang divisum di Rumah Sakit ibnu Sutowo

OKU, FOKUS BERITA NASIONAL | Oknum Kepala Desa Tanjung Karang (AL), Kecamatan Baturaja Barat Oku, bersama teman temannya yang berjumlah 3 orang yakni, Ujang, Anto, Jum,at pukul 03 wib, diduga telah melakukan pengeroyokan terhadap Bos Warung Kopi Kave Nur Afif (44 th).

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami Lebam di bagian pipi kiri dan merasa was-was karena diancamkan dengan sebilah pisau. Tidak lama dari kejadian tersebut korban langsung Visum di Rumah Sakit Ibnu Sutowo Baturaja Oku pukul 10.oo wib.

Awal kejadian pajar itu Jum,at pukul 030.00 wib (12/7/19) datang 3 orang berteman tiga serangkai yakni AL, Ujang, Anto, minum kopi di warung kopi milik Nur Afif di lokasi Tanah Terbis Kel Batukuning, Salah satu pelaku AL (oknum kades) bertanya tanya dengan nada memancing emosi, setelah bertanya timbul seolah salah paham sehingga pelaku Ujang mendekat ke meja dan langsung menampar pipi kiri dan pipi kanan, lalu menonjok dan mengambil sebilah pisau yang ada di warung milik korban.

Sealin itu, pelaku menakuti korban dengan mengarahkan pisau tersebut ke arah perut lalu menampar lagi, selanjutnya dengan bergiliran AL yang sudah terlebih dahulu duduk di warung tersebut nampak emosi, marah marah dengan memecahkan cangkir gelas copi sambil berdiri ber kata kata kepada korban, “bahwa suami istri zina”, selanjutnya AL oknum kades yang diduga merangkap sebagai wartawan ini memecahkan gelas cangkir kopi.

Selanjutnya seperti adegan film mulai bermain datang Anto nampar pipi kiri dan pipi kanan kayak dalam film Brusly Jago Silat Koongfuu, lalu Ujang juga bergaya seperti film pesilat silat dari pulau Jawa melawan Belanda, yang lagi lagi mengancam kan pisau sambil berdiri berkomentar bahwa,” kamu belum tau dengan saya”, sehingga korban tak berkutik, tidak ada perlawanan dengan bibir pucat sekujur tubuh panas dingin dengan lutut kaki gemetar bagaikan disambar petir, seperti apa yang di sampaikan Nur Afif kepada Fokus Berita Nasional.Com Jumat (12/7/19).

Selanjutnya Korban menuturkan bahwa kedatangan pelaku ke TKP bagaikan mata mata tidak serempak tetapi datang satu persatu dengan mengendarai kendaraan masing masing, yakni AL mengendarai mobil Ayla warna hitam, Ujang sepeda motor, Anto juga sepeda motor.

Akibat kejadian tersebut, korban Nur Afif mengalami lebam di bagian pipi kiri. Diketahui korban sempat melakukan Visum di Rumah Sakit Ibnu Sutowo. Jumat (12/7/19) pukul 010. Wib,.

Korban melapor ke Polres OKU, Sabtu (13/7/2019). Selanjutnya di lanjutkan ke Polsek Baturaja Barat Oku. Nur Afif selanjutnya menyampaikan bantahan atas tuduhan pelaku yang mengatakan zina, ” karena saya suami istri syah, ada buku nikah tuturnya, kepada Fokus Berita Nasional.Com.

Dan selanjutnya demi kenyamanan semua dan oknum kepala desa AL untuk melanjutkan tugas kadesnya untuk memimpin desa, maka pada hari Selasa, (16/7/19) kedua belah pihak berdamai dengan isi perjanjian, pihak korban tidak menuntut secara hukum dan pihak pelaku (3 orang) memberikan ganti rugi alakadarnya sebesar Rp. 2 juta untuk berobat dan ganti rugi barang pecah belah. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini