Oknum Kepsek SDN Darawolong II Iming Iming Proyek MCK, “Awas Siapa Lagi Yang Akan Menjadi Korban Berikutnya”

58

FOKUS BERITA NASIONAL | KABUPATEN KARAWANG – Oknum Kepala Sekolah yang diduga telah melakukan perbuatan penipuan melalui iming iming proyek MCK Sekolah, masih menjadi buah bibir dimasyarakat. Terkuaknya modus penipuan tersebut dipaparkan MS,
Bahwa mantan kepala sekolah SDN Darawolong II Kecamatan Purwasari Kabupaten Karawang, menjanjikan proyek pekerjaan MCK sekolah, namun proyek tersebut sampai saat ini tidak kunjung diberikan.

Yudi Hermawan oknum PNS Kepsek SDN Darawolong II, diduga telah melakukan penipuan terhadap MS yang telah di janjikan Proyek. Menurut korban, pada bulan Juli 2017 bersama HD. Guru Udin menyambangi SDN Darawolong II menemui Kepsek Yudi, menurutnya SDN Darawolong mendapat bantuan bangunan MCK, setelah ada kesepakatan, Kepsek Yudi minta uang tender sebesar Rp.15 juta rupiah. “Namun sampai saat ini sudah berjalan dua tahun proyek tersebut tidak ada”.

‘Bahkan Kepsek Yudi terkesan selalu menghindar, nomor Handponenya pun tidak pernah aktif.

hasil investigasi fokusberitanasional.com ke beberapa narasumber serta menurut keterangan para guru, Kepsek Yudi jarang masuk sekolah jadi kami tidak tau keberadaannya,” bapak langsung saja ke kantor Korwil Purwasari, Terang salah satu guru kepada fokusberitanasional.com.

Menurut pengakuan Guru Oding, Yudi sekarang bukan Kepsek lagi, terhitung mulai awal bulan Januari 2019. Dan Yudi sekarang sudah kembali menjadi Guru didik, coba bapak cari saja mungkin ke rumahnya bisa ketemu pungkasnya.

Namun hingga berita ini terbit, oknum guru yudi susah di hubungi di telepon tidak pernah di angkat di sms tidak pernah balas.

Atas dasar temuan di lapangan, yang dilakukan oleh Guru H.Udin SDN Korwil Majalaya beserta Guru Yudi Hermawan.S.Pd.Korwil Purwasari, kedunya Pegawai Negri Sipil (PNS) yang diduga kerjasama untuk melakukan penipuan, “Penipuan dan penggelapan merupakan tindakan pidana yang diatur dalam pasal 378 KUHP. Dalam pasal 55 KUHAP, dalam hal tindak pidana dilakukan dengan menyuruh orang lain dan/atau turut serta melakukan tidak pidana, maka orang tersebut mendapat hukuman yang sama dengan pelaku utama.

yang“Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, diancam, karena penipuan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun”.

Atas dasar temuan dilapangan Mohon Kepada Disdik Pora Kabupaten Karawang segera memanggil dan memberikan sanksi kepada dua orang PNS tersebut, yang sudah jelas merusak citra guru sebagai pendidik anak bangsa. ( A.Rahmat )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini