Oknum Wartawan Ngaku Warga, Coba Memprovokasi Warga !!!

56

KAB. BEKASI, FOKUS BERITA NASIONA | Kegiatan pengecoran yang sedang berjalan di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi sedang berjalan dan dilaksanakan, Bermacam kejanggalan praktek di lapangan selalu saja di temui dari berbagai macam kegiatan kegiatan yang berjalan.

Salah satunya kegiatan pengecoran di Kampung Pulo Katimaha Rt 003/ 009, Desa Babelan Kota Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Proyek kegiatan yang dikerjakan oleh CV. KIE dan hasil pantauan awak media Fokus Berita Nasional, sudah sesuai dengan Spek dan ketebelan yang ada.

Sebagian jalan yang sudah di kerjakan di ukur ulang dan ketebalannya mencapai 17 sampai 18cm, melebihi dari spek yang ada.

Dalam perdebatan dengan Oknum Wartawan yang mengaku warga pada saat pekerjaan berlangsung, antara pelaksana dengan FR dan NV, Jumat malam (06/09/2019) dan mengundang warga sekitar.

Dalam perdebatan itu FR mengatakan “ini kerjaan di Kampung saya bang harus normatif dan kalau pemborongnya gak siap jangan di kerjakan”, tandasnya.

Jai selaku pelaksana menjawab “kalau ketebalannya lebih dari 15cm siapa yang akan menggantinya” tegasnya, “saya yang akan Menggantinya” sambut salah satu Oknum Wartawan yang berinisial NV.

Warga yang merasa risih dengan perdebatan tersebut bingung “kok haya dua orang yang komplain yang lain tidak” ungkap salah satu warga, dan akhirnya warga hanya menonton perdebatan tersebut.

Dengan cara Oknum Wartawan tersebut, membongkar dan mengganjal papan begisting dengan batu dengan dalih agar mencapai ketinggian 15cm.

Menurut salah satu warga, Oknum Wartawan yang mengaku warga bukanlah warga yang tinggal di wilayah Rt tersebut, Dengan adanya kejadian perdebatan antara Pelaksana dan Oknum Wartawan yang mengaku warga, menjadi sorotan warga sekitar.

Ketika di konfirmasi Awak Media Jai Khan selaku pelaksana “mengatakan tetap mengacu kepada Spek dan RAB serta SOP yang ada, apabila memang ada kekurangan ketebalan pasti pihak Dinas akan memotongnya.

Lanjut Jai “saya akan meminta pertanggung jawaban Oknum Wartawan yang mengaku warga dengan secara tertulis, apabila ada ketebalan yang melebihi 15cm Dia harus bertanggung jawab dan menggantinya dan siap di pidanakan, pungkasnya.

Dari pihak Consultan dan Pengawas tidak ada di lokasi, Seharusnya Pengawas turun langsung dalam menjalankan fungsinya sebagai Pengawas, yang vital dalam kegiatan di lapangan.

Gasim ketua Laskar NKRI Kabupaten Bekasi mengatakan “hendaknya seorang wartawan menjunjung tinggi etika, dan tidak boleh melakukan tindakan dalam bentuk apapun, kecuali mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk gambar atau video, dan ini menambah citra buruk bagi media yang kurang menjalur dengan tupoksinya.

Saat di wawancara langsung Jai Khan selaku pemborong “apabila memang ketebalan kami 13cm, kami siap di potong sesuai pekerjaan yang kami lakukan.

Apabila ketebalan kami melebihi 15cm kami akan melaporkan warga yang mengaku wartawan karena sudah mencemarkan nama baik yang menuduh tanpa bukti kepada pihak berwajib, Tegasnya.

Sampai berita ini di terbitkan kegiatan pengecoran tersebut masih terus berjalan (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini