09/24/2022
Post Visitors:35

FBN – SURABAYA || Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020 selama 12 hari, Polda jatim dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Bea Cukai berhasil amankan dua kurir sabu.

Dari tangan tersangka Hotib (19) warga Dusun Mandeman Laok, Sampang dan Rahmat Hidayat (28) warga Laok Sampang yang tinggal di Jalan Kaliasin Gg. 6 Surabaya, petugas menyita sabu seberat 6.548 kilogram (kg).

Barang haram tersebut berasal dari Malaysia masuk melalui jalur laut melalui ekspedisi dengan tujuan Sampang pada hari Selasa (18/08/2020).

Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Polda Jatim bersama petugas Bea Cukai Jatim melakukan pemeriksaan secara sinar x terhadap paket mencurigakan yang dimuat dalam kontainer.

“Dan ternyata benar, paket tersebut berisi narkotika jenis sabu,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Ruang Bidang Humas Polda Jawa Timur, Senin (31/08/2020).

Untuk mengelabui petugas, para sindikat narkoba jenis sabu tersebut dikemas dalam kotak susu milo.

“Ada satu kardus, di dalamnya berisi berisi sabu seberat 6.548 kg untuk selanjutnya diedarkan di Sampang,” lanjut Trunoyudo.

Barang bukti yang diamankan oleh polisi

Setelah mengetahui jika paket itu berisi sabu, polisi membiarkan kurir pengiriman paket untuk mengirimkan sabu itu ke tempat tujuannya. Hal itu dilakukan untuk memudahkan polisi menangkap tersangka.

“Kemudian barang dibawa jasa pengiriman Indonesia melalui jalur darat menggunakan kontainer dengan tujuan Sampang, tepatnya salah satu rumah kosong di dusun Mandeman, Banyuates, Kabupaten Sampang, barang tiba pada tanggal 18 Agustus,” jelas Trunoyudo.

Tak butuh waktu lama, saat itu juga kedua tersangka ditangkap Polres Pelabuhan Tanjung Perak bekerjasama dengan Bea Cukai dan tersangka dibawa ke Polda Jatim beserta barang bukti sabu itu.

Kepada polisi, kedua tersangka mengaku disuruh mengambil paket sabu itu dari DPO yang hingga kini berada di Malaysia.

Perlu diketahui, Polda Jatim dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Bea cukai berhasil menyelamatkan generasi bangsa lebih dari 98.220 orang dari 6 Kilogram sabu yang dapat merusak dan membunuh banyak masyarakat.

“Adapun dua tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 113 Ayat (2) Lebih subsider 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” tegasnya

Repoter Edwin rio

%d blogger menyukai ini: