oleh

Pabrik Gula Merah di Rengasdengklok Diduga Tidak Memiliki Izin

https://fokusberitanasional.net # KARAWANG – Pabrik gula merah olahan dari bahan tebu tepatnya di Desa Kertasari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang ” Diduga tidak memiliki izin , atas laporan masyarakat pada media FBN, Selasa ,(21/09/2021).

Temuan tersebut berdasarkan dari sumber informasi masyarakat Desa setempat,yang mengatakan ada dua pabrik gula merah salah satunya berada di dusun kalijaya Desa Rengasdengklok Utara,dan satu lagi yang baru dua bulan berjalan berada di dusun Krajan A Rt01/02 Desa Kertasari Kecamatan Rengasdengklok

“Dan sudah cukup lama memproduksi gula, namun tidak pernah terlihat ada papan informasi atas nama pabrik gula merah olahan dari bahan tebu ,” sebut sumber .

Berkaitan dengan apa yang disampaikan masyarakat ” Awak media mencoba untuk mengkonfirmasi pengelola atau pemilik pabrik.

Ditempat lokasi berbeda selaku pengawas bernama ibu rahma memberikan keterangan bahwa yang punya pabrik itu bos saya yang enggan di sebutkan namanya sedang berada di luar kota,” katanya.

Lanjut Rahma kalaupun mengenai surat izin lingkungan kemarin saya sudah keliling kemasyarakat sekitar dengan di antar oleh aparatur desa setempat Rt,dan wakil bahkan saya ngasih uang juga sebesar 1.500.000 untuk biaya transport untuk mengantar saya ke semua warga yang berada di lingkungan setempat,dan wargapun sudah menerima uang dari saya sebesar 50 ribu per orang hampir ada 45 orang kurang lebih dan wargapun mau untuk menandatanginya, karena ini hanya pabrik kecil, hanya dapat untuk memperkerjakan masyarakat disini saja ,” ujarnya singkat.

Rahma juga menambahkan kebetulan hari ini jam 17:00 Wib sore ini saya sudah janji mau menemui pak lurah di Kantor Desa Kertasari untuk mendatangani masalah surat perizinan,karana kemarin-kemarin ada kendala kesibukan masing-masing dan juga kemarin pihak dari pabrik kita dan pikah Kepala Desa belum ada kesepakatan mengenai nominal perizinan karna kemarin kepala desa Meminta biaya sekitar Rp3.000.000 rupiah, namun dari pihak kami belum menyetujuinya karna keberatan dengan uang segitu,Ujar Rahma

Dengan keberadaan dua pabrik gula merah di Desa Kertasari permintaan dari masyarakat yang meminta Kepada pihak berwenang dapat segera untuk meneliti dari hasil olahan gula tersebut tentang jaminan kesehatan dan perizinan.

Sangat disayangkan pimpinan pabrik belum dapat dikonfirmasi sampai berita ini di terbitkan. Pungakasnya. ( Topan )

Komentar

Fokus Berita Nasional