PAD Medan Menurun, Tokoh Millenials Pertanyakan Kinerja OPD !!!

KOTA MEDAN, FOKUS BERITA NASIONAL | Pendapatan Asli Daerah Kota Medan tak sesuai dengan target dan harapan, pasalnya banyak sumber pendapatan yang belum mampu dicapai maksimal oleh Pemerintah Kota Medan.

Sebagai contoh pajak reklame dari target Rp120 miliar, namun realisasi baru Rp5 miliar lebih. Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari target Rp147 miliar realisasinya Rp8,8 miliar. Retribusi parkir tepi jalan umum dari target Rp48 miliar realisasi hanya Rp9,2 miliar. (Dilansir dari Medaninside.com)

Hingga hal itu akan berdampak dalam gangguan keuangan kota Medan itu sendiri.
Karena pada dasarnya PAD adalah sumber utama dalam pembiayaan kota Medan.

Akibatnya, Tokoh aktivis mahasiswa Medan pun ikut menyoroti keadaan kota nya itu, Menurut nya hal itu bisa saja disebabkan karena kurang seriusnya kinerja OPD

“Apa kerja Organisasi Perangkat Daerah/Dinas terkait seperti Dispenda Kota Medan? Masak pengelolaan keuangan kota saja bisa menurun seperti ini, waduh Medan ini ibukota provinsi loh” Ungkap Ainil Ahmad Hasibuan, Dalam Keterangan Tertulisnya, Selasa (23/07)

Lanjut nya, Medan merupakan kota metropolitan jika keuangan nya saja tersendat akan berdampak serius

“Aneh nanti, Kota Besar seperti Medan yang dikenal dengan sebutan Metropolitan nya, bermasalah soal keuangan, karena banyak sumber yang bisa kita dapati” Cetusnya

Ia mengatakan masalah itu harus serius ditangani oleh pihak Pemerintah Kota, khususnya OPD

“Pentingnya kita rekom ke Pemko, ini jangan dijadikan masalah sepele karena ini terlalu krusial, OPD yang tak bisa Kerja kita minta pada Wali kota untuk mempertimbangkan” Pungkasnya

“Kita Minta pada Bpk. Walikota Medan Drs.H.T Dzulmi Eldin S MSi dan Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi agar pertimbangkan OPD yang tak capai target, apalagi soal PAD ini” Tandas Ainil, Yang juga merupakan Sekretaris Jendral Ikatan Mahasiswa Kota Medan-IMKM

Reporter: Arwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *