oleh

Pejuang Siliwangi Indoesia Kab Bekasi; Desak Polres Karawang Usut Tuntas Kejadian Pengeroyokan Berdarah yang Meregang Nyawa

Foto Istimewa; Ketua DPC Pejung Siliwangi Indonesia PSI Kabupaten Bekasi, Advent. Kamis (25/11/21)

FOKUS BERITA KABUPATEN BEKASI – Ramai di Media Sosial (Medsos) terjadinya Bentrokan Antara LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dengan LSM GMPI, hal ini mendapat tanggapan serius dari Ketua Pejung Siliwangi Indonesia PSI Kabupaten Bekasi. Dikatakan Ketua DPC PSI Kabupaten Bekasi Advent, masyakatat jangan mudah terprovokasi dengan ramainya di dunia maya, adanya dua Ormas yang bentok tersebut. Kamis (25/11/21).

Masyarakat harus cerdas dan bisa membedakan antara Bentrokan dan pengeroyokan, hal ini harus di luruskan, jangan sampai memicu terjadinya pergejolakan di kedua Ormas tersebut.

Kejadian Pengeroyokan Berdarah di jalan Interchange Karawang Barat, Rabu siang, (24/11/21) jangan sampai terulang lagi, hamonisasi Antar Organisasi Masyarakat harus kita kedepankan, karena kita semua bersaudara “tegas Advent.

Pejuang Siliwangi Indonesia siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena kita harus selalau ingat pepatah dan nasehat orang tua dan para pejuang kemerdekaan, kita semua harus saling menjaga dan menasehati, Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh yang di ajarkan oleh orang tua kita dalam SILIWANGI.

Msih dikatakannya, Sebuah Organisasi bisa dibubarkan kalau sudah tidak lagi sejalan dengan tujuan Negara, apapun alasannya bila sudah memyimpang dari tujuan Ormas itu sendiri dan memecah belah Persatuan Negara, maka kedudukan dan keberadaan Organisasi tersebut dapat di bubarkan.

Kami meminta kepada aparat penegak hukum segera usut kejadian berdarah yang merenggut nyawa tersebut, siapapun pelakunya harus di tangkap, tidak ada lagi yang namanya Tedeng Aling,-aling dan Polres Karawang harus transparan, agar pengakan hukum dapat berdiri tegak dan sesuai dengan amanah undang-undang. Tutupnya. ( R3d )

Komentar

Fokus Berita Nasional