Pekan Gawai Dayak ke-XIII Tahun 2019 Kabupaten Melawi, Bertemakan “Ngumai Semongat Padi”

Gawai Dayak ke-XIII Tahun 2019 di Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat. Sukses menarik simpatisan yang terdiri dari seluruh warga masyarakat Kabupaten Melawi.

KAB. MELAWI, FOKUS BERITA NASIONAL.COM |Perwakilan dari berbagai macam Suku Dayak yang ada di Kabupaten Melawi, ikut ambil bagian dalam menampilkan seni budaya terbaiknya. Gawai Dayak ke-XIII, dipusatkan di Gelanggang Olah Raga (GOR) Raden Temenggung Setia Pahlawan Kabupaten Melawi.

Acara ini menjadi bagian dari perayaan syukuran atas melimpahnya hasil panen selama setahun ini. Ketua panitia dalam sambutannya memaparkan, Pekan Gawai Dayak yang ke-XIII dengan tema “Ngumai Aemongat Padi” berdasarkan SK. DAD-XIII/2019 Nomor :100/DAD-MLW /2019 Tentang susunan panitia dan pelaksanaan Pekan Gawai Dayak ke-XIII Tahun 2019 di Kabupaten Melawi.

Dikatakannya, tujuan dari kegiatan ini adalah, untuk melestarikan Adat Dayak dan tradisi masyarakat Adat Dayak di Kabupaten Melawi. Ucapan sebuah rasa syukur kepada Jubata (tuhan) atas kelimpahan panen padi yang masyarakat Dayak rasakan. Waktu dan tempat acara Pekan Gawai Dayak ke- XIII Tahun 2019 di laksanakan dari tanggal 4 April sampai tanggal 7 April 2019, yang bertempat di Stadion Raden Temenggung Setia Pahlawan.

Ada beberapa lomba dalam kegiatan Pekan Gawai Dayak kali ini, diantaranya
lomba Pangkak Gasing, lomba Melukis Perisai, lomba Menganyam, lomba Menyumpit, lomba Menumbuk Padi, lomba Ngumai sSmongat Padi, lomba Masakan Khas Tradisional, lomba Bujang Dara, lomba Fashion Anak-Anak dan lomba Karnaval.

Jumlah peserta yang hadir pada saat pembukaan Pekan Gawai Dayak diperkirakan kurang lebih 2.000 pengunjung, yang terdiri dari berbagai elemen Pemuda Dayak yang ada di Kabupaten Melawi. Berkaitan dengan sumber dana dari kegiatan ini, bersumber dari BANSOS di DAD Kabupaten Melawi. Serta sumbangan dari para donatur yang diperkirakan berjumlah Rp. 56 juta rupiah, jelasnya.

Acara pembukaan tersebut langsung dibuka oleh Bupati Melawi Panji S.Sos. Dalam kata sambutannya, Panji mengucapkan syukur pada Tuhan Yang Maha Esa, pada tahun ini panen padi melimpah, dan kita semua yang hadir disini dilimpahi banyak kemuliaan. Untuk itu, semua yang berkumpul di sini. Lebih spesial lagi karena event ini menjadi perhatian khususnya warga masyarakat Kabupaten Melawi.

Perayaan Gawai Dayak ke-XIII ini kita mensyukuri atas kenikmatan yang terjadi, yang di rasakan oleh keluarga besar kita sebangsa dan setanah air. Hari ini khususnya suku Dayak bersyukur, Negara telah menyelenggarakan, dan menjalankan fungsi roda pemerintahan dengan baik. Pemerintah telah membangun di seluruh pelosok Negeri ini dengan baik.

Sebagai saudara sebangsa setanah air, suku Dayak salah satu didalamnya. Kebersamaan itu tentu memberikan kita kesempatan untuk maju dan berkembang, dalam mengupayakan peningkatan kualitas, pada diri kita masing masing.
Sehingga kita bisa duduk dan berdiri di jajaran yang sama. Saya atas Nama Pemerintah, yang kebetulan dari kalangan keluarga Dayak, melalui kesempatan ini saya berpesan, Dayak jangan mau lagi dibarisan tengah apa lagi berada di barisan belakang.

Mulai hari ini kita harus berada di garis depan dalam mempertahankan Pancasila UUD 45 NKRI dan kebhinekaan tunggal ika untuk mempertahankan keutuhan Bangsa dan Negara kita harus berada di barisan depan. Kita mensyukuri di antara kita semua boleh hidup rukun dan damai sebagai saudara itu semua tidak terlepas dari penyertaan Tuhan yang Maha Kuasa. Ucapnya. (didik kabiro Melawi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *