Pekerjaan Jaling Di Kp.Pulo Pisang Diduga Mangkrak, Disinyalir Pengawas Dan Konsultan Tutup Mata

64

Kab.Bekasi – FBN | Pekerjaan Jaling Kp.Pulo Pisang RT 02/03 ,Desa Karang Anyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Diduga Mangkrak dan tidak ada kejelasan terkait Kegiatan yang sudah terpasang papan begisting, beskos dan plastik sampai saat ini.

Ditemukan bahwa pada kegiatan yang sedang berlangsung pada tanggal (03/11/2019) malam, sedang melaksanakan kegiatan Pengecoran Jaling, awak media fokusberitanasional.com selaku sosial control melakukan investigasi terhadap pekerjaan tersebut.

Pekerjaan jaling yang begitu miris terlihat dengan dugaan tidak sesuai Spek dan RAB, bahwasanya pekerjaan jaling hanya ditemukan dengan ketinggian 7 Cm, Plastik pun tidak terpasang, beskos dipakai tidak maksimal.

Tidak hanya itu papan Kegiatan pun tidak terpasang di lokasi, Diduga kuat bahwa Pengawas beserta Konsultan terlibat didalamnya dengan membiarkan Pekerjaan yang di sinyalir Asal Asalan.

Sehingga tidak ditemukan CV/PT yang mengerjakan, volume panjang Kegiatan, Pagu anggaran, jelas ini telah melanggar aturan yang tertuang di UU No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Diwakti yang sama, Tidak jauh dari kegiatan yang berlangsung, adanya papan begisting yang sudah terpasang dan plastik yang sudah di gelar, saat di pertanyakan kepada salah satu tukang kala itu, bahwa jalan tersebut akan di Kerjakan dan akan di lakukan pengecoran.

Satu bulan lamanya awak media fokusberitanasional.com lakukan investigasi dengan pengontrolan kembali kepada pekerjaan jaling yang di Kp.Pulo Pisang RT 02/03, Desa Karang Anyar, Kabupaten Bekasi,tepatnya pada selasa (17/12/19) siang.

Saat di lokasi pekerjaan sudah dilakukan Kordill, kembali melakukan pengecekan kepada Pekerjaan yang sama namun beda lokasi , miris terlihat bahwa pekerjaan waktu yang kurang lebih sebulan yang lalu, diduga tidak dikerjakan.

Hanya terlihat plastik yang sudah di gelar begitu kusam, rumput yang tumbuh subur di antara beskos yang sudah di berikan, papan begisting tergeletak tepat di sampingnya.

Untuk mendapatkan informasi lanjut, wartawan FBN lakukan konfirmasi kepada pengawas dan Konsultan melalui via WhatsApp terkait Pekerjaan yang terlihat mangkrak seperti itu,dengan mempertanyakan panjang Kegiatan Jaling tersebut.

Namun sampai berita ini diterbitkan, belum adanya jawaban dari pengawas dan konsultan.

Diduga kuat pekerjaan tersebut mangkrak dan pengawas beserta konsultan ikut serta didalamnya,sehingga pekerjaan yang sudah di anggarkan oleh pemerintah daerah terkesan hanya main main.

Konsultan dan pengawas yang seharusnya menjalankan Tukporsi nya masing-masing, namun dengan adanya penemuan pekerjaan tersebut, diduga kuat mereka ikut serta membiarkan pemborong melakukan kecurangan sehingga tidak melakukan pengawasan serta pengontrolan secara maksimal.

Semoga dengan diterbitkannya Pemberitaan ini, Dinas yang terkait bisa melakukan tindakan yang tegas, terhadap oknum oknum yang diduga bermain di Anggaran Pemerintahan, dimana Pekerjaan Jaling yang seharusnya di nikmati oleh masyarakat malah menjadi pertanyaan untuk Warga sekitar karena mangkrak nya Pekerjaan sampai saat ini tidak dikerjakan.

Reporter : (Latif)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini