Pekerjaan Turap di Kampung Tegal Danas Tower, “Dihentikan Kades Hegarmukti” Pelaksana, Konsultan dan Pengawasnya Kemana ?

55

KAB. BEKASI, FOKUS BERITA NASIONAL | Proyek Pekerjaan Turap di kampung Tegal Danas Tower RT. 01/02 Desa Hegar Mukti Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, di duga tidak sesuai dengan spek dan Rencana Anggaran Belanja (RAB). Kamis (12/9/2019).

Hasil pantauan dari media Fokus Berita Nasional, bahwa proyek tersebut benar-benar tidak sesuai dengan harapan masyarakat maupun kepala Desa Hegar Mukti, buktinya kepala desa menghentikan pekerjaan tersebut karena adanya laporan dari warga bahwa pekerjaan Turap yang berada di wilayahnya tidak sesuai dengan spek dan RAB, dan parahnya tidak ada papan proyek di lokasi pengerjaan Turap.

Lokasi proyek tersebut tidak ada Pelaksana, Pengawas, PPTK dan PPK, yang ada hanya pekerja, parahnya tidak ada papan proyek sehingga masyarakat dan kepala desa tidak tau, dan jelas ini sudah melanggar UU KIP No 14 tahun 2008. Terangnya.

Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi Kabupaten Bekasi Anwar Soleh saat Sidak di lokasi, sangat menyayangkan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh pemenang tender proyek tersebut, ”Kegiatan seperti ini harusnya di pasang papan kegiatan, jangan disembunyikan, terkesan tertutup dan ilegal, ada apa?” tutur Anwar.

Masih kata Anwar lebih parahnya turup tersebut tidak memakai pondasi, dan ini tidak akan kuat dan tahan lama, setidaknya harus di pondasi, Pada ummnya pekerjaan turap tidak kurang dari 50 CM.

“Saya meminta kepada Dinas terkait agar jangan di cairkan proyek turap tersebut, karena sudah sangat jelas merugikan keuangan negara, yang kedua saya meminta Blacklist CV atau PT yang mengerjakannya” Tegasnya Anwar kepada sejumalah awak media.

Tempat yang sama Kepala Desa Hegar Mukti Subarjo Ketika mendapat Laporan dari masyarakat langsung Sidak ke lokasi, saya sangat menyayangkan pekerjaan di wilayahnya yang di kerjakan asal – asalan, pembangunan Turap yang semestinya berpondasi dan di gali tapi ini tidak digali, ini akan berakibat patal, sekarang musim panas menghadapi musim penghujan, dipastikan akan bergerak dan pecah kalau tidak di pondasi. Saya Berharap pekerjaan ini harus sesuai dengan Spek yang ada. Kamis (12/09/2019).

Seharusnya sebagai sarana informasi publik papan proyek tetap harus dipasang dan di isi untuk memberikan informasi kepada publik bahwa anggaran tersebut jelas bukan anggaran pribadi,”Anggaran dari mana itu harus jelas, berapa totalnya dan panjang berapa jangan terkesan ngelabui masyarakat, sontak saya langsung berhentikan pekerjaannya,”tandas kades Subarjo.

Pihaknya akan melakukan pengawalan dan mendokumentasikan yang sifatnya menyangkut anggaran negara, hingga selesai kegiatan yang nantinya akan dijadikan bukti-bukti jika ditemukan adanya dugaan kecurangan untuk di laporkan kepada intansi terkait.

“Saya bersama staff setelah acara minggon langsung kelokasi dan menuntup sementara karena tidak sesuai spek, kalau pondasi sudah di gali silahkan lanjutkan lagi” Tutupnya

Setelah kepala Desa Hegar Mukti memberikan ultimatum langsung pekerja berhenti dan beberapa jam kemudian pekerjaan tersebut di kerjakan lagi artinnya ucapan atau ultimatum kepala Desa tidak di gubris oleh pihak renakan, sehingga membuat kepala Desa Hegar Mukti geram. (Red)