11/29/2022
Post Visitors:63

FBN – Pekanbaru || Tim Satresrkim Polresta Pekanbaru berhasil menangkap 3 orang dari 4 orang anggota komplotan penipuan dengan cara hipnotis, yang mana 3 di antara pelaku merupakan warga Negara Republik Tiongkok dan Taiwan .
Pelaku penipuan ini Berangkat dari Jakarta dengan menggunakan Mobil Jenis Grand Livina Dengan Plat B 1242 KIB. Dalam Perjalanan pelaku sambil Mencari Sasaran di setiap Provinsi Di Pulau Sumatra yang mereka lalui dengan modus Istirahat satu atau dua hari di setiap Kota , hingga bertemu dengan Korban di Kota Pekanbaru.

Warga yang tertipu dengan modus bahwa Pelaku seolah – olah paham bahwa korban dalam kondisi sakit , dan menjanjikan bahwa barang yang dijajakan pelaku diyakini mampu mengobati berbagai penyakit atau tolak bala melalui bawang hijau, akibatnya pemilik toko Aneka Musik, Jalan Ahmad Yani Pekanbaru, Yusni, diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 700 juta dalam berbentuk uang tunai dan perhiasan berharga lainnya.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya saat ekspose pengungkapan kasus penipuan, Senin (2/11/2020), menjelaskan, 3 dari pelaku sudah merencanakan aksi penipuan dengan cara hipnotis ini beberapa waktu lalu di Jakara.

”Alhamdulillah, 3 dari 4 tersangka ini sudah kita amankan. Kini seorang lagi, berinisial L, sedang kita kejar dan sudah masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang, Red),” bebernya.

Ketiga tersangka yang diamankan ini, imbuh Nandang, 2 di antaranyawarga Tiongkok, masing masing berinisial LXY (44 tahun ), YXH (37/perempuan). Seorang lagi warga Singkawang Selatan, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) berinisial MY (30), perempuan.

Kapolresta menuturkan, modus penipuan yang dilakukan para tersangka ini terjadi pada Senin (19/10/2020) pekan lalu, sekira pukul 08.00 WIB. Di jalan Ahmad Yani Pulau Karam Kec. Sukajadi . Ketika itu, korban hendak berbelanja buah di lapak pedagang kaki lima (PKL) persis di depan toko milik Korban.

Lanjutnya, sedang asik memilih milih buah, datang 2 (dua) orang perempuan (tersangka YXH dan MY) mengajak Yusni berbincang – bincang mengenai Bawang Hijau yang berkhasiat mengobati berbagai penyakit.

“Tidak beberapa lama kemudian, pelapor diajak oleh kedua tersangka ini ke mobil guna diperlihatkan Bawang Hijau tersebut,” katanya.

Ternyata Di dalam mobil lanjutnya, sudah ada seorang pria yang merupakan supir kedua tersangka. Saat ini lah tanpa disadarinya, korban sudah dihipnotis.

“Dalam pengaruh hipnotis itulah , korban dibawa pergi untuk menarik uang tunai senilai total Rp. 425.000.000,- dari Bank swasta dan dari Bank milik Pemerintah ,” ulasnya.

Tak berhenti di situ, Akhirnya korban pun dibawa pulang ke rumahnya di Komplek RBC untuk mengambil perhiasan yang diduga berupa emas dan lainnya. Sehingga total kerugian yang dialami korban lebih kurang Rp700 juta Rupiah.

“Setelah menyerahkan uang dan perhiasan tadi korban lalu ditinggalkan oleh pelaku di pinggir jalan dekat Bank Mandiri, Jalan Ahmad Yani dengan diberikan sebuah kantong plastik yang ternyata berisi garam , Air Mineral tanpa merek yang merupakan seolah olah Air suci , dan tisu,” kata dia.

Ketiga tersangka, berhasil ditangkap pihak Polresta Pekanbaru di Kecamatan Kerinci , Provinsi Jambi saat hendak pulang ke Jakarta lewat Lintas Barat dari Padang . Kemudian tambah Nandang lagi, Pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHPidana. Pihak Tim Satreskrim Polresta masih mengejar seorang pelaku lagi, yang merupakan otak pelaku kejahatan penipuan dengan cara hipnotis tersebut.
( J.Harianja )

%d blogger menyukai ini: