oleh

Pembagunan Saluran Air Pertanian di Kampung Kuda – Kuda, Desa Bantarsari Tidak Terawat dan Sia-sia

FBN # KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Provinsi maupun Daerah telah banyak menggelontorkan anggaran untuk pembangunan saluran air bagi masyarakat pertanian, Hal ini guna memperlancar system peraiaran yang baik bagi persawahan.

Tapi dalam kenyataanya berbeda setelah di temukannya saluran air kampung kuda- kuda Rt.04 Rw.05, Desa Bantarsari Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi. Sepanjang kurang lebih satu kilometer, begitu tidak terawat dan terbengkalai, di temui begitu banyak tumpukan sampah yang menyumbat laju jalanya air, juga banyak di tumbuhi tanaman liar.

Jelas ini sanagat ironis, yang mana anggaran yang di pakai sia sia karena bentuk ketidak pedulian masyarakat pengguna air untuk persawahan maupun masyarakat yang mengatas namakan Kelompok Tani.

Roni warga kampung tersebut memberikan penjelasan, selasa 17 Mei 2021 menjelaskan kepada Fokus Berita Nasional ini sudah lama tetjadi dan tidak adanya penanganan dan tindakan dari pihak pemerintah manapun masyarakat, dalam hal ini Kelompok Tani yang mengguanakan air tersebut ataupun tindakan gotong royong yang melibatkan pihak perangakat Desa.

Sangat di sayangkan ini kan saluran air bukan tempat pembuangan sampah ujarnya. Bahkan pasca banjir kemarinpun banyak sampah yang menimbun di saluran tersebut, tapi lagi-lagi mereka tutup mata dan tidak peduli masih terangnya. ( Hidayat )

Komentar

Fokus Berita Nasional