12/03/2022
Post Visitors:56

FBN – KABUPATEN BEKASI || Warga Kp. Kalenderwak Desa Karang Sari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, tepatnya di gang Pos kembali dibuat resah dengan adanya penemuan ikan yang berserakan yang mengambang di saluran air di tengah pemukiman yang di duga telah terkontaminasi limbah dari PT. Multistrada Arah Sarana TBK.

Pemerintah Desa Karang Sari melalalui Kepala Desa Umbara atau sapa akrabnya Bao saat di lokasi terlihat begitu geram, atas perbuatan Oknum Perusahaan yang membuang limbahnya, disinyalir adalah limbah B3 dengan melalalui saluran air, yang mengalir di sepanjang Kali Kp. Kalenderwak.

“Lagi dan lagi terulang lagi, Perusahaan membuat ulah kembali dan ini bukan yang pertama kalihnya, sudah terlihat jelas ikan mati berserakan di saluran air yang di mana itu adalah dari PT. Multistrada.”Geramnya Bao.Minggu (13/09/2020).

Masih kata dia, “Saluran air itu langsung ke kali, dimana masyarakat Kalenderwak masih memakainya untuk mencuci baju, mandi, dan kegiatan lainnya, bagaimana itu tidak bahaya ikan saja pada mati sampe segitu banyaknya kalo bukan limbah apah lagi coba.”

Dirinya mengungkapkan bahwa pemerintah desa karang sari sudah beberapa kalih memberikan teguran, namun apah daya buktinya masih tetap PT. Multistrada tidak menghiraukannya.

“Kami Pemerintah Desa sudah melaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup, tapi apah sampai saat ini terjadi lagi, belum lama burung pada mati di saluran ini juga, Perusahaan juga cuma hanya janji akan memindahkan saluran pembuangan limbahnya, mana ternyata ini terjadi lagi”.Keluhnya Kades.

“Tolong pihak Perusahaan PT. Multistrada jangan selalu membuat warga Desa Karang Sari menjadi resah, dan kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Pemerintah Kabupaten Bekasi tolong di tindak tegas oknum Perusahaan yang cemari lingkungan, karena ini merupakan salah satu kejahatan lingkungan”.Ujarnya Bao.

Dirinya berharap Perusahaan bisa serius dalam menangani pembuangan limbahnya, sehingga tidak merugikan masyarakat dan tidak mencemari lingkungan khususnya wilayah desa karang sari.

Reporter : (**Tif)

%d blogger menyukai ini: