Pendukung Caleg Gerindra Dapil V Baku Hantam Diduga Ulah PPK Yang Tidak Netral

53

KAB. BEKASI, FOKUS BERITA NASIONAL.COM | Pesta Demokrasi pada saat Pemilu serentak 17 April 2019 masyarakat mengharapkan Aman dan Damai serta Kondusif, namu hal ini telah terjadi keributan dua Pendukung Parpol Gerindra diduga ulah PPK maka terjadi adu mulut di Kantor PPK Kecamatam Pebayuran, Kabupaten Bekasi pada saat penghitungan rekapitulasi data hasil Pemilu.

Keributan tersebut terjadi antara sama-sama Pendukung dari Parpol Gerindra untuk mempertahankan masing -masing Caleg yang mereka jagokan sebagai Wakil Rakyat apa bila terpilh oleh masyarkat, namun dari kedua kubu yang ribut tersebut adalah dari Caleg No.Urut.1 yaitu Husni Thamrin dan No.Urut 2 adalah Heriyanto sebagai Caleg dari Dapil V.

Kejadian keributan dua Pendukung dari Partai Gerindra tersebut telah di langsir dari media online beritaekpres.com, bahwa ke dua Pendukung Parpol Gerindra telah terjadi keributan di Kantor PPK Kecamatan Pebayuran.

Kapolsek Pebayuran AKP. Asep Romli mengatakan, dengan terjadinya keributan tersebut berawal saat petugas PPK Kecamatan Pebayuran sedang merekap suara ditingkat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Bekasi, namun pihak rombongan Pendukung Caleg
Heriyanto dari Partai Gerindra dengan No. Urut 2 Dapil V, memprotes ada dugaan data yang mereka miliki tidak sesuai dengan data yang mereka miliki di internalnya,” ujar AKP. Asep Romli.

AKP. Asep Romli menjelaskan, saat rombongan Pendukung Caleg Heriyanto No. Urut 2 dari Partai Geridra Dapil V, mereka ingin memprotes ke PPK Kecamatan Pebayuraan, bahwa suara yang mereka miliki ada selisih suara yang terjadi maka diduga tidak sesuai dengan data yang mereka miliki dipihak internal mereka, hal tersebut mereka indikasikan bahwa PPK ada kecurangan,” kata Asep. Selasa (30/4/2019).

Masih kata Kapolsek Pebayuran AKP. Asep Romli, karena tidak terima suara Caleg yang mereka dukung suaranya ada selisih, maka Caleg tersebut turun dari mobil dengan membawa teman-temannya sehingga terjadi keributan, hal ini sangat di sesalnya karena telah ada yang luka di kepala dari Pendukung Caleg Husni Thamrin Partai Gerindra yang sama-sama di Dapil V,” papar AKP. Asep Romli.

Kapolsek Pebayuran “AKP. Asep Romli menegaskan, secara peroses pengitungan sudah ada PPK dan Panwascam biarkan proses hukum yang berlaku dan jangan main hakim sendiri apa lagi masih satu Partai, karena masalah menang dan kalah itu hal yang biasa, jika ditemukan adanya dugaan kecurangan silahkan laporkan ke Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ), karena Negara kita adalah Negara Hukum kalau memang merasa dicurangi dan ada buktinya silahkan tempuh dengan jalur hukum kan ada Bawaslu,” tegas AKP. Asep.

Dengan terjadinya keributan sesama Pedukung Parpol Gerindra yang diduga ulah pihak PPK ada bermain Curang, agar Bawaslu dapat segera memamggil PPK Pebayuran dan melakukan Pemeriksaan kembali surat suara tersebut. (juhery)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini