Penemuan Mayat Nelayan di Kab. Batubara, Berhasil di Evakuasi Tim Gabungan

57

KAB. BATUBARA, FOKUS BERITA NASIONAL | Pencarian nelayan yang hanyut diperairan selat Malaka Kuala Tanjung yang dilakukan oleh tim gabungan Badan SAR Nasional (Basarnas), KPLP SOP Kuala Tanjung Wilker Pangkalan Dodek, Pol Air Pagurawan, TNI AL membuahkan hasil.

Pencarian Korban dilakukan selama tiga hari, dimana tim gabungan menemukan korban di titik kordinat 33.22 perairan selat malaka memakai kapal patroli KPLP No.Lambung KNP 5121, yang mana korban ditemukan oleh nelayan tangkul kepiting.

Hal tersebut dikatakan Robinson Napitupulu (komandan Kapal KPLP) melalui Nasarudin Hasibuan (Klasi) yang didampingi oleh J.S.Memby Siahaan (KKM) dan Nasly Syahputra Hasibuan (ABK), Rabu.(07/08/2019) di areal rumah duka, dimana pada hari senin tanggal 5 Agustus 2019 Pukul 07.00 Wib korban M.Rafi (17) anak kedua dari Atan Taro, yang beralamat di Gang Sei Cempedak Kelurahan Pangkalan Dodek Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara terjatuh dari kapal (Bot) KM Zahra yang ditumpanginya saat melaut yang berlokasi tidak jauh dari depan muara kuala pagurawan.

Diceritakan Nazaruddin, Selesai sarapan Korban (M.Rafi) duduk disamping lambung kanan belakang kapan dan terjatuh, mengetahui Korban terjatuh tekong kapal pun langsung terjun berupaya untuk menyelamatkan M.Rafii (Korban) akan tetapi nasib tidak berpihak padanya karena korban begitu cepat terbawa arus gelombang laut,
“M.Rafi seperti kena hisap hilang begitu saja ” ujar Iwan (45) tekong yang ditirukan Nazaruddin.

Nazaruddin mengatakan setiap Nelayan yang terjatuh dan hilang di laut di wilayah tugas dan mendapatkan informasi dan laporan dari masyarakat KPLP Pangkalan Dodek akan turut serta dalam pencarian, ” Itu sudah menjadi kewajiban kami dalam menanggapi serta membantu masyarakat pencarian korban ” ungkapnya prihatin.

Reporter: Supriadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini