Penerangan Jalan Umum Sudah Dua Pekan Padam “Masyarakat Khawatir Terjadi Kecelakaan”

59

KAB. BEKASI, FOKUS BERITA NASIONAL | Penerangan Jalan Umum (PJU) dapat diartikan sebagai Lampu Penerangan Jalan yang dipasang untuk menerangi jalan-jalan umum, PJU dipasang agar masyarakat pengguna jalan dapat melakukan aktifitasnya dengan aman dan nyaman sekaligus untuk membuat suasana jalan terlihat terang dan indah di malam hari. Pemasangan PJU harus mengikuti kaidah instalasi kelistrikan yang berlaku sehingga terjamin keselamatan dalam pemakaiannya.

Tetapi berbeda dengan (PJU) yang berada di Kampung bojong jaya Desa Sumbersari kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, yang sudah 2 (dua) minggu ini padam dan belum ada perbaikan, padamnya penerangan jalan umum (PJU) di jalan tersebut sangat di sayangkan oleh warga setempat, karna di jalan tersebut sedang di lakukan kegiatan proyek penyambungan jembatan Pebayuran Bekasi – Rengasdengklok Karawang yang mana untuk saat ini sedang berjalan pemasangan Udit sehingga banyak matrial matrial yang berada di pinggir jalan, dan di khawatirkan bisa membahayakan pengguna jalan itu sendiri.

Dan karena setiap pelanggan listrik pasti akan dikenakan pajak penerangan (PPJU) Dasar hukum PPJU yaitu Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 65 Tahun 2001 tentang Pajak Daerah pada Bab 10 yang mengatur tentang pajak penerangan jalan. Disebut bahwa Objek pajak jalan adalah pengguna tenaga listrik, di wilayah daerah yang tersedia penerangan jalan yang rekeningnya di bayar Pemerintah Daerah.

Pelanggan listrik disini diartikan sebagai setiap orang (pribadi) atau Badan Usaha yang menggunakan tenaga listrik dari PLN. Pelanggan wajib membayar PPJU yang tertuang setiap bulan bersamaan dengan pelaksanaan pembayaran rekening listrik PLN. Golongan tarif yang tidak dikenai Pajak Penerangan Jalan yaitu Pelanggan golongan tarif S (Sosial) dan P (Kantor Pemerintah)

Dan besarnya Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) ditetapkan sendiri oleh Pemerintah Daerah atau Pemkot melalui mekanisme Perda. Nilai PPJU berkisar antara 3 s/d 10 persen dari tagihan rekening listrik pelanggan.

Sampai berita ini di release Penerangan Jalan Umum (PJU) tersebut masih juga belam menyala.

Reporter: Juhery

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini