oleh

Pengaduan Diduga Korban Fitnah dan Ancaman, Masih Dalam Proses Hukum di Polsek Rambang Lubai

FBN # MUARA ENIM – Kasus Pencemaran nama baik dan Pengancaman saat mendatangi tempat kediaman rumah, pria dibawah umur yang diduga dilakukan oleh sepasang suami Istri masih dalam proses hukum di Polsek Rambang Lubai.

Korbannya Fitna adalah Bernama Pindo Putra Randika,16 tahun warga  Dusun III  Desa Tanjung Kemala Kecamatan Lubai Kabupaten Muwara Enim,Sumsel Terjadi Rabu 14/04.2021 sekitar Pukul 10.30 wib ketika korban bersama seorang temannya Rado Susanto,13 tahun kembali dari mandi disungai Jernih tempat pemandian Warga Dusun III Desa Tanjung Kemala tiba-tiba datanglah Endang,dan Istrinya Rusneti, kerumah Pindo Putra Randika,ia lantas mengatakan Pindo.Kembalikan pakai dalam bini aku ucap Endand, senada dengan ucapan Istrinya Rusneti,mengatakan balikan BH ku kau ambil. Ujarnya.

Adapun perkara ini sudah di sampai ke pihak yang berwajib yakni Polsek Rambang Lubai,

Menurut Kapolsek Rambang Lubai AKP Apriansyah.SH. M.Si, menututurkan di didepan Awak Media Fokusberitanasional.net saat di Konfirmasi Rabu (16/06/21), sekitar Pukul 15.30.wib di Rumah tempat kediamannya di samping Kantor Polsek Rambang Lubai terkait dengan Perkara tersebut ia mengatakan akan ditindak lanjuti jika terbukti ada unsur Pidana berita acara pemeriksaan nanti akan di naikan namun tetap akan ditindak lanti apakah nantinya akan dilakukan dengan cara midiasi namun bilamana ditemukan pidananya akan kita naikan kekejasaan namun saat ini masih kita pelajari dahulu jangan sampai terjadi dinaikan kekejasaan akhirnya nantin dikembalikan lagi ke Polisi tuturnya.

Sebelumnya Awak Media Fukusberitanasional.net merasa aneh dengan beberapa anggota setiba di sana mereka menjelaskan kepada wartawan yang mengawal perkara ini adapun sebutan mereka
Pak persoalan ini tidak ada Pedananya sedangkan korbannya belum di ambil keterangan samasekali sampai saat ini yang lebih anehnya saya Wartawan Fukusberitanasional.net tidak di perkenankan bawa Handphone di suruh dititipkan di Mejah Piket oleh Kanit Polsek Rambang Lubai IPTU Aisen Howe, saya turuti ucapan Kanit lantas  HP tersebut dititip dipeganglah oleh Suryadi,63 tahun Kakek dari yang diduga Korban Fitna tersebut, namun saya tetap Sabar karena Saya sudah usia lanjut Umur ,65 tahu dan profesi sebagai penulis Freelance,di Media sejak tahun 2000 hingga saat ini.

Namun dalam perbuatan seperti itu belum pernah dialami bahwa fasilitas Wartawan arus di titipkan tidak boleh di Bawa saat melakukan konfirmasi Sedangkan untuk pelengkap bahan pemberitaan maupun bahan laporan peralatannya tersebut sangat dibutuhkan tandasnya. ( Sirlani )

Komentar

Fokus Berita Nasional