12/03/2022
Post Visitors:79

FBN – Karawang || Pengerjaan proyek normalisasi di bantaran saluran irigasi yang anggarannya dari APBD melalui Dinas PUPR Karawang, tepatnya di Dusun Jamantri Rt09/03 Desa Mekarjaya Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang mendapatkan tanggapan Bagus dan Apresiasi dari warga Dusun Jamantri Desa Mekarjaya, Rabu (25/11/2020) sore.

Menurut Resih warga dusun jamantri Mengatakan, dengan adanya kegiatan normalisasi saluran irigasi yang ada di wilayah saya khususnya di desa mekarjaya kecamatan rawamerta kabupaten karawang sangatlah membantu untuk para petani khususnya air yang tadinya terhambat sekarang sudah lancar, dan pengerjaan pengerukan saluran irigasi sangat Bagus dan tidak asal asalan pengerjaannya.

“Meski pun dulu pernah di keruk, namun tidak semaksimal ini, bagusan sekarang lamaan sekarang pengerjaan pengerukan normalisasi saluran irigasi. Sebelum ada pengerukan air irigasi suka limpas, Banjirsih ga terlalu cuman limpas aja airnya dan sekarang setelah pengerukan airnya tidak limpas kesawah dan kerumah warga yang dekat bantaran aliran sungai” Kata Resih sambil tersenyum saat di minta keterangan dirumahnya tidak jauh dari titik lokasi pengerukan saluran irigasi pada FBN.net, Rabu (25/11/2020) sore.

Ditempat yang sama Debleng selaku pelaksana ( Mandor ) di lapangan ketika di temui di lokasi pekerjaan mengatakan, “Alhamdulillah pak, pekerjaan proyek normalisasi saluran irigasi dengan volume panjang 3.137 m, dan lebar 7.2 m sesuai Juklak dan Juknis yang kami laksanakan selama 12 hari tidak ada hambatan pak, dan kami sebagai pelaksana di lapangan, Insyaallah kami kerjakan semaksimal mungkin, sesuai dengan aturan Pemerintah.”ujarnya.

Debleng menambahkan seharusnya pemberitaan dari salah satu media terkait pekerjaan Normalisasi saluran irigasi di Desa Mekarjaya pekerjaannya asal asalan itu tidak benar adanya.

Mestinya ketika menayangkan pemberitaan konfirmasi dulu jangan sepihak, itu kan tidak berimbang malah memojokan kami selaku pelaksana dilapangan yang sebenarnya tidak seperti itu, dan kami mandor pelaksana slalu ada di lokasi saat jam kerja sesuai intruksi rekanan (pemborong) yang di percaya oleh dinas terkait.

Iapun berharap, jurnalis merupakan mitra dan bersinergis melakukan tugasnya sesuai tupoksi, dan kami sangat senang dengan adanya Jurnalis di tengah tengah masyarakat untuk memberikan informasi secara luas, maka dari itu rekan rekan ketika membuat pemberitaan dan informasi berimbang, tidak sepihak dan sesuai fakta yang ada dilapangan di upayakan jangan sampai ada hal atau kata kata yang kiranya dapat merusak citra, untuk itu dalam pemberitaan harus selektif dalam penyampaian informasinya.” tandasnya.

( A.Hoirudin).

%d blogger menyukai ini: