08/11/2022
Post Visitors:51

FBN – JAMBI || Sikap kepedulian adalah suatu amanah dalam organisasi buruh, dan hal inilah yang di lakukan pengurus DPC F SPTI Kota Jambi yang berpusat di Jakarta, atas dasar itu, sehingga sekjen T. Tampubolon bersama wajen Yoyon mengundang Pengurus Unit Kerja (PUK) Semen kota Jambi/ anggota untuk datang ke kantor DPC di terminal truk tgl 30 Agustus bulan lalu, dengan tujuan untuk meng solidkan buruh dalam sistim bongkar muat semen.

Ketua DPC F SPTI Hariyanto Harianja mengucapkan terimakasi atas kedatangan buruh bongkar muat PUK semen yang berjumlah sekira 35 orang itu, dan ia memaparkan tentang hak dan kewajiban anggota buruh bongkar muat di F SPTI sesuai AD/RT, contoh seperti iuran per bulannya, karna dari kita oleh kita dan untuk kita contoh, bila ada anak anggota yang menikah paling tidak kita adakan Krans bunga, kemudian seluruh anggota yang sudah memiliki KTA wajib kita laporkan ke DPD katanya.

Lanjutnya, ketua menghimbau adakan komunikasi yang benar dengan pengurus PUK, kemudian sikap perbedaan, kebohongan itu harus di buang , terutama yang merugikan pekerja buruh, secara indifidu harus kompak hindari blok blok karena kita bersaudara, yang utama dalah mempertahankan budaya kejujuran, mengenai semen baturaja, itu adalah suhaimi dan termasuk senior kita umbuhketua.

Kemudian sekjen T. Tampubolon menjelaskan, selama ini kalian bisa dikatakan masih buruh “liar” artinya belum Sah sebagai buruh, itu sebabnya yang sudah mendaftarkan dirinya KTAnya sudah ada artinya sudah Resmi menjadi buruh bongkar muat yang berpayung di F SPTI yang berpusat di Jakarta.

Kepada semua anggota yang sudah memiliki KTA di sarankan supaya masuk ke BPJS tenaga kerja sesuai umur, dan taatilah aturan sesuai Ad/Rt, mengenai upah bongkar muat, tentu harus sepakat dan kompak, dan jangan adalagi yang bervariasi itu tidak baik, untuk itu utamakan satu komando karena dimana ada kekompakan disitu ada kekuatan dan kemajuan, pelihara ke amanan waktu bekerja dan usahakan bersinergi dengan perusahaan dan juga toko, jelasnya. (LUKMAN S)

%d blogger menyukai ini: