08/16/2022
Post Visitors:30

FBN – JAMBI || Terkait adanya surat edaran ultimatum dari Jon Very sihaloho yang mengaku ketua PD F SPTI Jambi pimpinan CP nainggolan yang berpusat di Medan. Sehingga pengurus DPC F SPTI kota Jambi yang ber pusat di jakarta mengadakan rapat di kantor DPC terminal truk tgl 26 agustu 2020.

Dalam rapat ketua DPC Ariyanto harianja meminta tanggapan kepada seluruh pengurus DPC terkait surat edaran tersebut. B Manurung selaku penasehat mengatakan, surat itu tidak perlu di tanggapi soalnya ketum kita adalah Surya batubara dan berpusat di jakarta kalau ada pergantian pimpinan, tentu pusat pasti memberitahukan kepada seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang ada di Indonesia ini katanya.

Kemudian Bronto sinaga selaku bendum DPC mengatakan, surat edaran itu tidak ada gunanya bagi kita, soalnya si jon very itu tidak ada sangkut pautnya dengan kita, namun semua PUK yang ada di kota Jambi harus kita berikan penjelasan yang kuat, supaya tidak terpengaruh jika ada bujuk rayu dari siapapun itu katanya.

Demikian juga A. Amin selaku korlap dan senior di F SPTI mengatakan, surat itu memang tidak ada apa apanya, tetapi ada teror sepertinya mengundang keributan, untuk itu, jika mereka mengganggu anggota kita, baik yang di kota maupun di daerah kita pun siap menghadapinya yang penting F SPTI pimpinan Surya batubara tetap solit dan satu komando, kalau kita bersatu disitulah kekuatan bila perlu, mereka yang mencoba mengganggu anggota kita, perlu itu di basmi sampai ke akar akarnya katanya.

Seusai itu, ketua DPC, mengatakan, surat dari si jon very itu memang tidak berpengaruh buat kita, soalnya, tidak sesuai ad/rt F SPTI, kalau yang resmi ad/rt F SPTI adalah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) sedangkan kop suratnya adalah pimpinan daerah (PD) ini saja tidak sesuai ad/rt, untuk itu saya menghimbau kepada seluruh anggota F SPTI hususnya PUK yang di Kota Jambi, jangan ada yang terpengaruh dan jika ada oknum oknum tertentu yang mengganggu, cepat beritahukan kepada korlap, humas supaya di turunkan Satgas, kita maju terus pantang mundur tetap solit satu komando katanya. (Lukman S)

%d blogger menyukai ini: