Penyelidikan Dugaan Kasus Penyimpangan Dana Desa Melamut Bersatu Mulai Bergulir di Polres Melawi

57

KAB. MELAWI, FOKUS BERITA NASIONAL | Kasus Dugaan Penyimpangan DD Desa Melamut Bersatu Tahun 2017-2018 Di Unit II Tipidkor Polres Melawi Mulai bergulir.

Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Kepolisian Resor (Polres) Melawi mulai menyelidiki kasus dugaan korupsi Dana Desa Melamut Bersatu kecamatan Pinoh Utara kabupaten Melawi Provinsi Kalimantan Barat. Penyidik unit II Tipikor Polres Melawi sudah memanggil sejumlah aparat BPD Melamut Bersatu.

Diberitakan sebelumnya, Nura’in wakil ketua BPD Desa Melamut Bersatu melaporkan adanya indikasi penyimpangan pengelolaan Dana Desa Melamut Bersatu Tahun 2017 dan 2018.
“Kami dipanggil ke unt II Tipidkor Sat Reskrim Polres Melawi untuk diperiksa, terkait dana desa tersebut. Hal itu berdasarkan surat yang kami terima dari Polres Melawi ” ujar Nura’in kepada wartawan media ini, ketika ditemui di Mapolres Melawi, Senin (02/12/2019).

Pemanggilan dilayangkan kepada Nura’in melalui surat Bernomor B/904/RES.3./2019 Reskrim. Yang didasarkan pada UU RI No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang Undang RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta Peraturan Kapolri Nomor 06 tahun 2019 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana.

Dan laporan informasi Nomor LI/51/IX/2019/Reskrim, tanggal 25 September 2019. Serta surat perintah penyelidikan Nomor: SP, Lidik/63/IX/2019/Reskrim tanggal 25 September 2019.

Secara terpisah Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi melalui Kasat Reskrim Polres Melawi AKP Primastya Dryan Maestro SIK mengungkapkan, bahwa pemanggilan aparatur BPD desa Melamut Bersatu ini untuk kepentingan penyelidikan yang tengah dilakukan jajarannya.//ddk

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini