oleh

Percepat Pencapaian Target, Kodim 0429/Lamtim Kembali Distribusikan 10.000 Dosis Vaksin

Foto Istimewa: Dandim 0429/Lamtim Letkol Kav. Muhammad Darwis mengatakan puluhan ribu dosis vaksin ini yang sebelumnya dibagi rata ke15 Koramil jajaran kali ini tidak. Mengingat jumlah penduduk yang siap vaksin berbeda ditiap Koramil jadi kebutuhan vaksin juga tidak sama.

FOKUS BERITA LAMPUNG TIMUR – Komando Distrik Militer (KODIM) 0429/Lamtim kembali mendistribusikan vaksin Covid-19 jenis Sinovac ke jajaran Koramilnya. Adapun total vaksin yang didistribusikan sebanyak 10.000 dosis.

Dandim 0429/Lamtim Letkol Kav. Muhammad Darwis mengatakan puluhan ribu dosis vaksin ini yang sebelumnya dibagi rata ke15 Koramil jajaran kali ini tidak. Mengingat jumlah penduduk yang siap vaksin berbeda ditiap Koramil jadi kebutuhan vaksin juga tidak sama.

“Kita prioritaskan Koramil yang jumlah masyarakatnya banyak sementara pencapaianya belum mendekati target”, ujar Dandim dari ruang kerjanya, Rabu (25/11/2021).

Masih dikatakan Dandim,”Program pemberian vaksin merupakan instruksi dari Komando atas sebagai wujud aksi nyata mendukung percepatan vaksinasi Pemerintah dalam rangka menciptakan herd immunity (kekebalan kelompok). Pemberian vaksin akan terus dilakukan sesuai jadwal yang ditentukan.

“Saat ini sudah 33.900 dosis 1 TNI dan 20.930 dosis II TNI sehingga total keseluruhan 54.830 masyarakat Lampung Timur tervaksinasi Covid-19 di Kodi 0429/Lamtim. Vaksin tersebut diberikan secara gratis dan sesuai jadwal akan terus dilakukan sampai akhir Desember 2021”, tandasnya.

Terpisah Pasiops Kodim 0429/Lamtim Lettu Inf. M. Syadri menambahkan bahwa dari 15 Koramil jajaran sesuai koordinasi dan pengajuan hanya 8 Koramil yang mendapat jatah vaksin jenis Sinovac.

“Delapan (8) Koramil tersebut antara lain, Koramil 429-03/MT 500 dosis, Mil-04/SBW 400 dosis, Mil-08/RU 1200 dosis, Mil-09/WJ 700 dosis, Mil-10/LBM 3000 dosis, Mil-12/BTH 1200 dosis, Mil-13/MK 500 dosis, Mil-14/JBG 2000 dosis dan Koramil 429-15/PS 500 dosis. Dengan demikian total 10.000 dosis habis terdistribusikan”, jelas Pasiop. ( Syamsul )

Komentar

Fokus Berita Nasional