Perda Nomor 4 tahun 2016 Tentang Ketenagakerjaan di Kabupaten Bekasi Perlu Diuji Materi Kembali ke Mahkamah Agung

58

KAB. BEKASI, FOKUS BERITA NASIONAL.COM | Sebanyak 28 perusahaan industri swasta di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat kembali akan mengajukan permohonan uji materi terhadap Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2016, tentang Ketenagakerjaan yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang pada saat itu diterbitkan mantan Bupati Bekasi non aktif, Neneng Hasanah Yasin.

Kuasa Hukum pemohon uji materi, B. Woeryono mengatakan, permohonan ini merupakan buntut penolakan uji materi yang dimohonkan kepada Mahkamah Agung (MA), tidak lama ini. Saat itu, terdapat tujuh pasal yang diajukan.

“Kita mengupayakan untuk mengajukan lagi uji materi terhadap pasal yang belum ditolak. Kan yang ditolak kemarin cuman tujuh poin,” kata Woeryono usai menghadiri halal bihalal bersama sejumlah perusahaan di aula cikarang techno park cikarang kabupaten bekasi

Menurut Woeryono, permohonan uji materi terhadap pasal-pasal tersebut beralasan. Dia menilai, perda yang dibuat oleh pemerintah kabupaten tidak sejalan dengan aturan ketenagakerjaan yang lebih tinggi, misalnya undang-undang, peraturan pemerintah, serta peraturan menteri tentang ketenagakerjaan.

“Itu bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi, kalau secara hirarkie perda itu di bawah. Tapi monggo, kita akan ajukan lagi. Kita masih punya kesempatan untuk pasal-pasal yang lain,” ujar Woeryono.

Manakala itu, sebut Woeryono, terdapat 28 perusahaan yang mengajukan permohonan tersebut. Untuk sekarang, sudah ada 11 perusahaan yang memberikan surat kuasa untuk pengajuan uji materi selanjutnya.

Dalam hal ini woeryono optimis untuk kali ini pihaknya akan menang dan dikabulkan pihak MA yang diperkirakan permohonan uji materi dilakukan pada juli ini.” Kita lihat saja nannti karena ini penting agar perda tersebut tidak menjadi keresahan dunia usaha di kahupaten bekasi.” Tutupnya.

Reporter: Jhon

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini