Perda Pariwisata Penting Untuk Genjot PAD Batubara

53

KAB. BATUBARA, FOKUS BERITA NASIONAL | Untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor Pariwisata, Pemerintah kabupaten Batubara dalam waktu dekat akan mengusulkan rancangan Peraturan Daerah (Perda) Pariwisata, Hal itu dilontarkan Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) setempat, Ronal Farel Siahan kepada wartawan. Rabu (4/9/2019).

Ronal Siahan menyatakan bahwa peraturan daerah (Perda) Pariwisata sangat dibutuhkan, agar bisa merangsang kesadaran masyarakat desa wisata guna mengembangkan potensi desanya masing-masing. Dengan begitu, perekonomian masyarakat desa bisa meningkat.

“Kita kira sudah saatnya pariwisata Batubara maju karena potensi wisata cukup banyak yang belum digarap dengan maksimal. Untuk itu, pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desanya dengan membuat desa wisata,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat desa di lokasi wisata akan diberdayakan sesuai dengan potensi yang ada dan program ini tentunya membutuhkan dukungan penuh dari warga

Sebagai langkah awal untuk mewujudkan Perda Pariwisata itu, kata Ronal, pihaknya sudah membuat pendataan Surat Kepemilikan Tanah (SKT) atas aset pemerintah Batubara melalui kerjasama dengan OPD terkait untuk mendata seluruh potensi desa di wilayah wisatanya masing-masing.

“Keberadaan perda tersebut sangat diperlukan, terutama untuk pembangunan sekaligus pengembangan wisata disetiap Desa secara baik

Ronal Siahan menyatakan bahwa peraturan daerah (Perda) Pariwisata sangat dibutuhkan, agar bisa merangsang kesadaran masyarakat desa wisata guna mengembangkan potensi desanya masing-masing. Dengan begitu, perekonomian masyarakat desa bisa meningkat.

“Kita kira sudah saatnya pariwisata Batubara maju karena potensi wisata cukup banyak yang belum digarap dengan maksimal. Untuk itu, pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desanya dengan membuat desa wisata,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat desa di lokasi wisata akan diberdayakan sesuai dengan potensi yang ada dan program ini tentunya membutuhkan dukungan penuh dari warga.

Sebagai langkah awal untuk mewujudkan Perda Pariwisata itu, kata Ronal, pihaknya sudah membuat pendataan Surat Kepemilikan Tanah (SKT) atas aset pemerintah Batubara melalui kerjasama dengan OPD terkait untuk mendata seluruh potensi desa di wilayah wisatanya masing-masing.

Menurut Ronal, di perda itu, Pemkab Batubara juga akan menyiapkan Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD). Kawasan tersebut merupakan potensi wisata yang bisa dikembangkan ke level nasional bahkan internasional.

Pengembangan ini juga akan dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Batubara. Selain itu, pengembangan desa wisata juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang dapat mensejahterakan warga sekitarnya.

Namun, lanjutnya, semua itu akan kembali diubah mengikuti RPJMD Batubara dalam 5 tahun kedepan sesuai dengan visi dan Misi Bupati Batubara priode 2018-2023.

“Nantinya semua potensi wisata di Batubara bisa tergarap secara maksimal sesuai dengan RPJMD, baik yang baru muncul, maupun yang sudah lama dikenal masyarakat,” pungkasnya

Dalam perda itu juga mengatur terkait regulasi yang lebih baik tentang ruang lingkup, promosi desa serta sebagai upaya mendorong partisipasi publik untuk mengembangkan wisata. Bagaimana pengelolaannya, struktur organisasinya, serta usaha yang bisa dikelola di dalamnya

Dirilis sesuai dengan data kontra.id. (Supriadi)