11/29/2022
Post Visitors:67

FBN – JAKARTA || Radio masih memiliki tempat di hati pendengarnya bahkan di masa pandemi seperti saat ini. Survey Nielsen menunjukkan jumlah pendengar radio di bulan April-Juni 2020 untuk Jakarta mengalami kenaikan lebih dari setengah juta pendengar. Begitu pula jumlah pendengar di 10 kota di Indonesia mengalami kenaikan lejbih dari satu juta pendengar dari periode Januari-Maret 2020 (sebelum pandemi).

Data Radex (Radio Advertising Expenditure) yang dibangun dan diterbitkan PRSSNI (Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia) di bulan Desember ini diharapkan dapat memberikan gambaran seberapa besar industri radio masih dipercaya oleh Pengiklan untuk mempromosikan produknya.

Realisasi belanja iklan radio periode Januari hingga Oktober 2020 sebesar 947 Milyar Rupiah memperlihatkan bahwa belanja iklan radio di setiap bulan pada periode tersebut mengalami naik-turun. Kabar baiknya adalah pada September dan Oktober 2020 memperlihatkan adanya tren positif dimana belanja iklan radio mengalami kenaikan mendekati pencapaian di bulan Januari 2020. Data Radex PRSSNI menunjukkan Produk Minuman, Produk Kesehatan dan Sosialisasi Program Pemerintah merupakan 3 kategori produk yang paling banyak beriklan di radio selama periode Januari – Oktober 2020.

Ketua Umum PRSSNI Erick Thohir berujar, “Data Radex yang dikeluarkan oleh PRSSNI mencakup hampir 60% dari jumlah kota yang memiliki Kepengurusan Daerah PRSSNI, dengan jumlah radio yang dimonitor sebanyak 20% dari 580 radio anggota PRSSNI. Dan PRSSNI akan terus berupaya memperbanyak jumlah kota dan jumlah radio agar data Radex bisa semakin mewakili nilai belanja iklan radio yang sesungguhnya.” (Red)

%d blogger menyukai ini: