Permasalahan Desa Perkebunan Petatal, Diduga Akan Berujung Ke Polres Batubara

55

Ket photo: Tokoh masyarakat Supianto sebelah kanan Dan Kadus V Tuminan. sebelah kiri.

KAB. BATUBARA, FOKUS BERITA NASIONAL | Sebanyak 7 Kepala Dusun (Kadus) dari 8 Kadus dan takoh masyarakat, di Desa Perkebunan Petatal Kecamatan Datuk Tanah Datar Kabupaten Batubara, akan membuat laporan pengaduan kepada Kapolres Batubara.

Mereka memohon agar Polres Batubara dapat melakukan penyidikan dugaan penyimpangan yang dilajukan Mantan Kades Perkebunan Petatal, Iwan Triadi dan mantan Pj. Kades Perkebunan Petatal Sri Nenti yang tak lain adalah istri Iwan Triadi.

Hal tersebut diungkapkan Tuminan Kadus V Desa Perkebunan Petatal Kecamatan Datuk Tanah Datar Kabupaten Batubara, Senin (22/07/2019).

Disebutkan, dugaan penyimpangan yang terjadi di desa Perkebunan Petatal yang akan dilaporkan adalah proyek pengerjaan rabat beton sepanjang 246 meter di Dusun VI Desa Perkebunan Petatal dengan anggaran dari Dana Desa Tahun 2018 senilai Rp. 150 juta baru dikerjakan pada tanggal 04 Februari 2019.

Kemudian masalah honor Kadus pada tahun 2018 lalu dari yang ditandatangani selama 5 bulan (Agustus-Desember 2018) namun hanya 3 bulan yang diterima Kadus.

Saat itu Pj. Kades Sru Nenti berjanji akan memberikan kekurangannya pada tanggal 30 Desember 2018 namun hingga kini tidak kunjung diserahkan Sri Nenti yang tidak lagi menjabat sebagai Pj. Kades.

Pengelolaan BUMDes ‘Bersama’ yang diduga dipergunakan untuk kepentingan pribadi oknum Ketua BUMDes Iwan Triadi (mantan Kades Perk. Petatal) juga akan dilaporkan. Anehnya sepengetahuan Pj Kades saat ini Aswandi, S.Pd tidak ada laporan pertanggungjawan BUMDes yang didirikan tahun 2017 lalu.

Meski begitu saat Sri Nenti sebagai Pj. Kades malah dialokasikan tambahan penyertaan modal sebesar Rp.100 juta lagi. Padahal modal awal tahun 2017 sebesar Rp. 150 juta ditambah Rp.30 juta tahun 2018 tidak jelas pertanggungjawabannya.

Diduga akibat tidak diikutsertakan dalam pengelolaan BUMDes maka Sekretaris dan Bendahara sudah mengundurkan diri.

Masalah aset sepeda motor dinas untuk Sektetaris desa dipakai oleh Iwan Triadi sementara sepeda motor dinas Kades diberikan kepada Sekretaris Desa. Sepeda motor dinas Sektetaris Desa yang dipakai Iwan Triadi mengalami tabrakan di Bunut Asahan dan kini telah dikembalikan Iwan Triadi ke desa namun tinggal rangka saja.

“Kami sangat bermohon kepada Bapak Kapolres agar segera melakukan penyidikan guna menyelamatkan uang negara”, ujar Tuminan.
Kadus yang akan melaporkan adalah Paimin (Kadus 1), Rahmat Nasution ( Kadus 2 ), Sugiono ( Kadus 3), Saring ( Kadus 4), Tuminan (Kadus 5 ),
Suyetno ( Kadus 6 ), dan Arsak. ( Kadus 8 ) serta 2 orang warga yakni Supianto dan Jarno.

Reporter: Supriadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini