Pernyataan Kasie Pembangunan Kelurahan Soklat, Wilayahnya Banyak Proyek Siluman

61

KAB. SUBANG, FOKUS BERITA NASIONAL | Adanya proyek siluman yang ditemukan di Kp.Cibarola Rt.33, Rt.52 dan Rt.34 ketiga titik tersebut berada diwilayah Rw.09 Kelurahan Soklat Kecamatan Subang Kabupaten Subang Jawa Barat.

Tiga titik proyek tersebut hingga saat ini belum jelas pihak kontraktor siapa, bahkan pihak Kelurahan Soklat mulai dari Kepala Kelurahan (Sumardi) hingga Kasie Pembangunan Kelurahan Soklat (Eef), tidak mengetahui proyek siluman tersebut.

Kemudian pihak media sempat wawancara via telpon seluler kepada Kasie Pembangunan Kelurahan Soklat (Eef), dan ia menjelaskan pihak Kelurahan Soklat tidak mengetahuinya, dan pengakuannya pihak Kontraktor tidak ada konfirmasi kepihak Kelurahan Soklat.

Pengakuan Eef pengerjaan hotmix di Rt.34 pihaknya tidak mengetahuinya, dan ia memaparkan pengerjaan hotmix Rw.09 dari Perumnas,” memang saya yang punya wilayah tapi tidak ada laporan, coba tanya pimpronya siapa harus ada laporan ke Kelurahan, saya Kasie Pembangunan tidak tahu apa lagi Lurah, “paparnya.

“Di Soklat banyak proyek aspal seperti itu dan tanpa ada sepengetahuan dari Kelurahan, tidak tahu kemana jalurnya pihak Kelurahan dilewat gitu aja, saya cuma minta data saja, tapi sampai sekarang tidak ada, “lanjutnya.

“Saya cuma minta laporan dan data saja, di Soklat banyak proyek siluman seperti itu, bilangin ke Pak Lurah Kasie Pembangunan tidak tahu,” tutup Eef saat diwawancara via telpon selulernya.

Ditempat yang berbeda pihak media sempat wawancara via telpon seluler Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Soklat (Nur Djaya), dan pihaknya senada dengan Eef tidak mengetahui proyek siluman tersebut.

“Itu pembangunan (Perbaikan jalan) yang di Rw.09 tidak ada konfirmasi, ini cukup ke Rw saja, seharusnya (Laporan) kepihak Kelurahan. Disana itu (Seharusnya Laporan) takut bertumpuk angaran, seharusnya orang itu ngobrol dulu, “ucap Nur Djaya.

Yang ditakutkan pihak Kelurahan Soklat bertumpuk anggaran, jika pihak kontraktor tidak membuat laporan adanya proyek di wilayahnya, selain itu pihak kontarktor takut salah pengerjaan, ” Takutnya bertumpuk, dari APBD masuk nanti dari aspirasi masuk,” lanjutnya.

Nur Djaya kembali memaparkan dan menjelaskan titik Rt.16 berada di wilayah Rw.11, “Penempatannya gimana, selama ini tidak, takut disangka itu proyek LPM atau proyek Kelurahan, ” tutur Nur Djaya, selain itu Nur Djaya memaparkan proyek LPM atau Kelurahan belum turun.

Papan proyek yang terpasang di Rt.34 menjadi pertanyan besar, pasalnya proyek tersebut berada di wilayah Rt.34. Namun papan proyek yang terpasang di Rt. 34 untuk lokasi tercatat Rw.09 Rt.16 Kp.Cibarola Kel.Soklat Subang.

Reporter : Bachrie

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini