08/17/2022
Post Visitors:31

FBN – Muara Teweh || Selaras dengan pertemuan audensi semua pihak yang terkait masalah Gunung Peyuyan diruangan rapat Sekda Barut lantai 1 Rabu kemarin, maka diadakan kembali pertemuan silaturahmi internal antara Pemdes Muara Mea dan jajaran termasuk Pihak Kedamangan Gunung Purei dan MD-AHK Barut yang turut diundang, dihadiri Koalisi Ormas Barut yaitu Ketua Gerdayak Drs. Saprudin S.Tingan, Ketua Perpedayak Wijaya Kusuma, Dan hadir pula Ketua DPP Fordayak Bambang Irawan S.ST. Pi. Dari Pihak PT. IUC juga hadir Manager Camp Drs. Awiandi Tanseng, dan Wkl. General Manager Ir. Supri Mulyono.

Bertempat di Room meeting Hotel Armani, Minggu (20/12/2020), pertemuan ini sebagai bentuk silaturahmi, mencairkan suasana kebekuan yang menghambat komonikasi penyelesaian konflik wilayah sakral Umat Kaharingan, Gunung Peyuyan dan sekitarnya.
Dalam pertemuan tersebut didapati kesepakatan bersama bahwa “Apa yang telah terjadi berawal di Betang Olo Lio Desa Muara mea, maka harus berakhir di Betang Olo Lio Desa Muara Mea.”

Tidak ada penanda tanganan kesepakan damai tertulis di acara tersebut, namun pada dasarnya semua pihak menghendaki perdamaian karena kasus ini sudah sangat berlarut karena tidak dipungkiri bila setiap kelompok maju satu satu dengan semua kepentingan atas nama masyarakat dan umat hindu kaharingan maka sengketa klaim ini akan terus bergulir tanpa penyelesaian.

Ketua MD-AHK Barut Ardianto dalam kesempatan ini juga menyampaikan langsung kepada pihak PT. Indexim Utama Corporation proses tuntutan mereka yang masih berproses di tangan DAD Barito Utara.

Sementara Damang Gunung Purei Sahayun saat dikonfirmasi ketidak hadirannya pada acara silaturahmi tersebut mengatakan terimakasih dan permohonan maaf atas ketidak hadiran beliau karena sesuatu dan lain hal, damang menyampaikan sebuah pesan yang sangat bijaksana,

”Agar tidak terjadi kesalah pahaman lagi antara pihak Pemdes, Kedamangan dan masyarakat Desa Muara Mea, sebaiknya setelah silaturahmi ini diadakan acara pertemuan kembali di Betang Olo Lio Muara Mea, baik itu bila ada perdamaian, atau ada perincian acara wara baik itu pembiayaan dan pelaksanaan, harus disepakati bersama di depan masyarakat Desa Muara Mea, karena kalo biaya itu sedikit, masyarakat tau, kalo biayanya banyak, Masyarakat banyak juga harus tau”. Terangnya.

Sementara Ketum DPP Fordayak Bambang Irawan S.ST. Pi mengatakan terimakasih semua pihak mau hadir untuk duduk bersama bersilaturahmi hapakat hasundau diacara ini,

”Kita hadir sebagai Ormas penengah, bersinergi dengan Pihak Pemda dan Pihak Direktorat Jendral Kebudayaan Kemendikbud pusat, kita sebagai Ormas diwilayah Kalteng juga ingin masalah ini cepat selesai tidak berlarut larut, Pemda dalam Hal ini pengayom masyarakat Barito Utara keseluruhan baik itu pelaku usaha maupun masyarakat, sudah mengambil langkah yang tepat untuk penyelesaian Subtansial menyangkut legalitas Gunung Peyuyan dan sekitarnya ini, kita tinggal mendorong, memantau dan Pihak Pemdes. MD-AHK wajib ikut berperan aktif nanti dalam setiap tahapan prosesnya dimulai dari pemetaan bersama, adapun tuntutan yang belum selesai dari pihak MD-AHK Barut, silahkan berlanjut sesuai dengan proses yang telah dijalani. Kita tidak ikut mencampuri ranah yang lain selain kehadiran Koalisi Ormas ini hanya menjembatani sebagi arti kepedulian dan bentuk tanggung jawab kami kepada Publik, karena itu tidak ada penanda tanganan berita acara atau penanda tanganan kesepakatan kita hari ini, walaupun kita mendorong itu dan sudah menyiapkan konsep perdamaian yang bisa direvisi semua pihak, namun ada baiknya kalo memang ada kesepakatan damai, dilaksanakan ditandatangani dan disaksikan seluruh masyarakat di Desa Muara Mea, adapun para saksi dan Perwakilan PT. IUC yang lebih dahulu menandatangani, kami ucapkan terimakasih, itu sebuah bentuk keseriusan ingin masalah ini segera selesai dengan damai, selanjutnya akan kami serahkan kepada Pihak Pemdes Muara Mea untuk menjadi bahan pertemuan bersama si Betang Olo Lio Desa Muara mea nanti.” Terangnya panjang lebar saat menutup acara makan siang bersama tersebut.

(Leny)

%d blogger menyukai ini: