11/29/2022
Post Visitors:68

FBN – Sumsel || Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr. Eko Indra Heri S, MM., memimpin upacara PTDH Anggota Polri Senin 14/12/2020 di Lapangan Upacara Mapolda Sumatera Selatan.

Dalam upacara PTDH kali ini, ada 8 personel Polda Sumsel yang akan di PTDH yaitu
3 personel Satker Polda Sumsel dan 5 Personel Polres Jajaran.

Satker Polda Sumsel:
1. Brigadir Agus Dianto Nrp 84081479 Ba Yanma Polda Sumsel. Kasus Penggelapan dengan pemberatan. Saat ini di rutan
PN. Prabumulih Nomor 304/Pid.B/2019/PN. Prabumulih. Tanggal 20 Januari 2020 menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa an. Agus Dianto Bin Ahmad Sari, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan dengan pemberatan dengan pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan.

2. Brigadir Hendy Afrizal Nrp 86040007 Ba Dit Samapta Polda Sumseli. Kasus Disersi
Sudah 6 kali SKHD dan disersi sejak Januari 2019 sampai sekarang.

3. Briptu Anton Budiarto Nrp 82120302 Ba Spn Polda Sumsel, Kasus Disersi, 4 kali SKHD dan disersi 2 Tahun.

Satwil Jajaran:
1. Bripka Tomi Hermanto Nrp 81030344 Ba Polres Lubuk Linggau, Kasus Disersi. SKHD 3 kali dan disersi 4 Tahun.

2. Brigadir Aliluddin Damanik, SH., Nrp 80010905 Ba Polres Ogan Komering. Kasus Narkoba. Ditahan di rutan
PN. Kayuagung. Nomor 682/Pid.Sus/2018/PN.Kag tanggal 13 Februari 2019 dan menjatuhkan pidana terdakwa an. Aliludin Damanik, SH., Bin Mahmun Damanik. Terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri dengan pidana penjara selama 3 tahun.

3. Briptu Sony Akolayoda Nrp 86090645 Ba Polres Empat Lawang. Kasus Disersi.
3 kali SKHD dan disersi 2 Tahun.

4. Briptu Arif Hidayatullah, Nrp 87091115 Ba Polres Empat Lawang. Kasus Narkoba dalam tahanan Rutan vonis 12 tahun.
PN. Lubuk Linggau Nomor : 98/Pid.Sus/2020 tanggal 6 Mei 2020 menjatuhkan pidana terhadap terdakwa an. Arief Hihadatullah Bin Syaiful telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram

5. Bripda Kapatrea Nrp 86081540 Ba Polres Lubuk Linggau. Kasus Disersi, SKHD 3 kali dan disersi 4 Tahun.

Adapun dalam amanatnya Kapolda mengatakan bahwa, “Perlu diketahui bersama upacara PTDH yang dilaksanakan hari ini merupakan salah satu wujud dan bentuk realisasi komitmen pimpinan Polri dalam memberikan sanksi tegas berupa punishment atau sanksi hukuman bagi anggota yang melakukan pelanggaran,baik pelanggaran disiplin maupun kode etik Kepolisian,” tegasnya.

Kapolda berpesan kepada seluruh personel agar terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang maha esa sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita semua dan sebagai benteng diri untuk tidak melakukan perbuatan menyimpang dan tercela.

Tingkatkan kedisiplinan pribadi dan kesatuan serta hindari tingkah laku, tutur kata dan sikap-sikap seperti arogansi, individualisme dan apatis sehingga kita semua dapat menjadi tauladan bagi keluarga dan masyarakat.terus lakukan pembinaan dan tidak bosan untuk menegur, mengingatkan serta menasehati bila mengetahui rekannya atau anggotanya ada penyimpangan dan pelanggaran.

“Saya berharap tidak ada lagi upacara seperti ini dilain waktu, untuk itu diharapkan untuk seluruh personel dapat mengambil hikmah serta pelajaran dari upacara PTDH ini.jadikan ini sebagai bahan interopeksi diri dan cerminan agar menjadi pribadi yang baik dalam menjalankan tugas secara profesional dan melaksanakan tugas dengan baik serta bertanggung jawab sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.

(Red-Sirlani)

%d blogger menyukai ini: