Peserta Khafilah dari 11 Kabupaten Kota Mengikuti Pawai Ta’aruf MTQ Tingkat Provinsi Maluku di Kota Namlea

NAMLEA, MALUKU | Peserta Kafilah dari 11 Kabupaten/ Kota di ikuti kurang lebih 1000 peserta yang akan mengikuti Pawai Ta’aruf MTQ tingkat Provinsi Maluku yang dilaksanakan di Kota Namlea Kabupaten Buru. Kamis (13/6/19).

Hadir dalam acara tersebut Dandim 1506/Namlea Letkol Inf Syarifuddin Azis, S.Ag, M.I.Pol, Kapolres Pulau Buru AKBP. Ricky Purnama Kertapati S.I.K,.M.Si. para anggota DPRD Kab Buru dan para Tokoh Agama.

Peserta Khafilah yang datang dari 11 Kabupaten/ Kota, di antaranya Kabupaten Buru dengan peserta Qori & Qoriah termasuk official berjumlah 150 orang, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) 86 orang, Seram Bagian Timur (SBT) 75 orang, Seram Bahagian Barat (SBB) 60 orang, Maluku Tengah (Malteng) 87 orang, Kepulauan Tanimbar 35 orang, Kepulauan Aru 70 orang, Maluku Barat Daya (MBD) 40 orang, Maluku Tenggara (Malra) 130 orang, Kota Ambon 78 orang serta Kota Tual 87 orang.

Peserta dari 11 Kabupaten/ Kota ini akan berlomba dalam sembilan Cabang Mata Perlombaan, yakni Tilawah Quran, Qiraat Sabah, Tartil Quran, Khatil Quran, Hifdzil Quran, Tafsir Quran, Syahril Quran, Fahmil Quran dan Fahmil Quran.

Selanjutnya, Peserta Kafilah dan official melakukan star di pusat kota Simpang Lima. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi. “Terima kasih kepada seluruh kontingen yang sudah tiba dan semuanya ikut Pawai Ta’aruf. Ini merupakan sebuah kebanggaan,” ujar Bupati Ramly.

Selanjutnya, peserta Pawai Ta’aruf akan berjalan kaki disertai dengan hiasan kendaraan mobil yang menuju lokasi alun- alun MTQ berjarak kurang lebih 2 KM.

“Pawai Ta’aruf yang berlangsung di Bumi Bupolo ini agar semua saling kenal satu dengan yang lain sekaligus bersilaturahmi.

Sebab di Kabupaten Buru punya moto “Retemena Barasehe” yaitu Maju terus Pantang Mundur. Buru dihuni bermacam- macam Suku dan dijuluki Kabupaten Senyum Bupolo.

Oleh karena itu saya yakin semua yang datang di Kabupaten ini tentu mempunyai saudara terdekat yang mendiami negeri ini, sebagai orang basudara sebagai orang Kay Wae, katong saling baku sayang,” tutur Umasugi.

Kepada Kafilah dari daerah-daerah, Ramly juga meminta, bila ada penyambutan panitia kurang maksimal, datanglah kepadanya untuk mengadukan kekurangan itu.

Sekembalinya dari Bumi Bupolo, Insya Allah seluruh Kafilah akan mendapat kesan yang baik dan menceritakan kebaikan itu kepada masyarakat umum.

Diakhir sambutannya, Ramly turut menyentil event MTQ ke 28 ini akan dihadiri para Bupati/ Walikota se Maluku dan akan dibuka oleh Gubernur Murad Ismail. (Sofyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *