Petahana Bupati Melawi Resmi Daftar Bacabup di PDIP Kab. Melawi

50

KAB. MELAWI, FOKUS BERITA NASIONAL | Panji menyerahkan berkas pendaftaran kepada Tim Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah di Kantor DPC PDIP Melawi
Bupati Melawi mendaftar sebagai bakal calon bupati dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Melawi 2020 di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjelang batas akhir penutupan pendaftaran bakal calon kepala daerah yang ditentukan partai berlambang banteng itu.

“Baru hari ini saya ada waktu untuk mendaftar dan setelah urusan dinas selesai. Saya memang ingin mendaftar pada hari libur,” kata Panji kepada sejumlah wartawan usai mendaftar bakal calon kepala daerah di Kantor DPC PDIP Melawi.

Calon petahana tersebut mengambil formulir dan melengkapi sejumlah berkas sesuai persyaratan yang ditentukan Tim Penjaringan DPC PDIP Melawi, sehingga formulir tersebut langsung diisi dan dikembalikan kepada Tim Penjaringan karena batas akhir pendaftaran dan pengembalian formulir calon kepala daerah pada 18 September 2019.

“Saya bersyukur masih bisa mendaftar di PDIP sebelum Tim Penjaringan menutup pendaftaran,” ucap Panji.

Panji mengaku memilih PDIP sebagai kendaraan politik untuk maju pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 karena partai tersebut juga mendukungnya pada saat pilkada 2015.”Itu merupakan ikhtiar saya untuk mencari jawaban dan jalan yang terbaik akan saya lakukan, sehingga saya akan mengikuti prosedur tahapan yang dilakukan oleh PDIP,” katanya.

Sementara Ketua Tim Penjaringan DPC PDIP Melawi Indra Fahrudi mengatakan Bupati Melawi merupakan calon ke enam yang mengambil formulir dan sekaligus mengembalikannya langsung, serta tidak melebihi batas akhir waktu pendaftaran.”Kami menerima kedatangan Bupati Melawi pada pukul 14.50 WIB dan pengembalian formulir dilakukan pada pukul 15.00 WIB, sehingga hal tersebut tidak menyalahi aturan,” tuturnya.

PDIP Melawi membuka penjaringan bakal calon kepala daerah sejak 02 September 2019 dan berdasarkan data tim penjaringan bakal calon kepala daerah DPC PDIP Melawi tercatat sebanyak 7 orang yang mengambil formulir baik dari kalangan kader partai maupun orang luar partai, namun 7 orang yang mengembalikan formulir hingga batas akhir pendaftaran,”pungkas Indra.

Sementara Ketua DPC PDI P Melawi, Kluisen mengatakan, Menuju Pilkada 2020 di Kabupaten Melawi, DPC PDIP Melawi sudah membuka ruang untuk para figur memasukkan lamaran, maju sebagai kandidat bupati dan wakil bupati.

“Sejak dibuka tahapan pendaftaran 02-18 September 2019, pihaknya menerima tujuh bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada 2020. Tim menurut dia membuka peluang bagi semua pihak, baik kader maupun non kader.

Tujuh calon yang mendaftar yakni Drs Kluisen, H. Dadi Sunarya UY, H. Firman Muntaco, Malin SH, Mulyadi SP, Panji, S. Sos dan Bartolomeus Brahma.

“Pendaftaran terbuka kepada semua calon, baik dari kader maupun calon di luar partai. Sesuai dengan syarat yang ditentukan,” ujarnya,

Menurut Kluisen dengan berakhirnya masa pendaftaran, berkas pendaftaran tujuh kandidat akan diteruskan ke DPD PDIP Kalimantan Barat dan sesuai jadwal berkas harus sampai ke DPP PDIP di Jakarta. Di DPP nantinya dilakukan tahapan seleksi berikutnya.

Reporter: Didik Purnomo, SH