Petani Apresiasi Gubernur Sumatera Selatan Yang Segera Menaikan Harga Karet

60

PALEMBANG SUMSEL, FOKUS BERITA NASIONAL.COM | Masyarakat Sumatera selatan mendadak merasa senang dan punya harapan besar terhadap Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, dengan adanya getah karet yang dapat di produksi menjadi bahan aspal untuk pembangunan jalan tentu akan berdampak luas manfaatnya.

Getah karet akan banyak dibutuhkan yang berdampak memakmurkan tarap hidup petani karet apalagi jika pemerintah di Sumsel dapat menaik kan harga karet rata rata harga stabil yakni rp.12.000 – Rp. 15.000. /kg Supaya dapat seimbang dengankebutuhan bahan pokok sehari hari.

Demikian dikatakan direktur Eksekutif LSM Barak Edy Faherul kori kepada Fokus Berita Nasional.com. Senin (29/4/2019) atas pemantauannya sepekan ke para petani karet di Sumsel.

Harapan para petani itu sehubungan siaran pers Gubernur Sumsel Herman Deru yang akan mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kepala daerah di Sumsel, untuk mewajibkan menggunakan aspal campuran karet untuk pembangunan jalanan di Sumsel, artinya karet diolah di dalam negeri sendiri.

Maka itu masyarakat sangat bangga dengan Gubernurnya, karena mereka yakin harga karet akan naik dan dapat memakmurkan tarap hidup petani ” kami yakin pak Gubernur dapat menjadikan harga karet di Sumsel akan naik dan masyarakat akan bertambah makmur ,” tutur Edy.

Dalam siaran pers Herman Deru mengatakan, bahwa Penggunaan campuran karet dengan aspal telah dilakukan penelitian lebih dulu. Hasilnya membuat kondisi jalan lebih kuat dan tahan lama. Selain itu, Sumsel juga telah sebagai salah satu Provinsi yang mempunyai komoditas karet.
“Saya bersama dengan Bapak Menteri PU dan Menteri Perhubungan sudah mendapatkan penjelasan tentang kebutuhan karet terhadap pembangunan jalan.

Ini tidak serta merta kebijakan yang mendadak. Ini sudah melalui tahap penelitian kementerian PU. Sudah dua tahun ini meneliti, ternyata Sumatera Selatan adalah salah satu daerah yang sangat mungkin menyuplai karet untuk capuran aspal,” kata Deru.

Deru mengatakan, penggunaan karet untuk aspal juga bisa mendongkrak harga karet di kalangan para petani di Sumsel. Selain digunakan untuk campuran aspal, ia pun menyarankan agar dapat dimanfaatkan untuk membuat bantalan rel kereta api.

“Bantalan rel kereta dulu kayu tembesu ( jenis kayu besi – Red) diganti beton, lalu kalau diganti dengan karet bisa fleksibel. Jadi, karet itu tidak hanya jadi barang-barang yang konsumtif tapi juga jadi barang melengkapi infrastruktur,” jelasnya. ( Red/Edy FK )