01/28/2023
Post Visitors:95

FBN – ROKAN HILIR, RIAU || Mendapati keluhan masyarakat terkait meningkatnya debit air dan tidak berfungsinya tanggul irigasi di Dusun Bakau Akit RT. 003 RW.004 Kepenghuluan Sungai Panji-Panji, awak media langsung investigasi dilapangan bersama tokoh masyarakat. Sabtu, 12/09/2020. Pukul. 10.15 WIB.

Saat Investigasi, awak media didampingi Tokoh masyarakat dan pengurus Kelompok Tani. Diantaranya, Mangaser Silaban (Ketua Kelompok Tani 2), Suparto (Pengurus Kelompok Tani Harapan Jaya) sertaTokoh Masyarakat Batak, Lukman Manurung dan Pardi Marbun.

Kepada awak media, Suparto selaku pengurus Kelompok Kani Harapan Jaya mengatakan bahwa tanggul irigasi yang dibangun dibeberapa titik dengan anggaran milyaran rupiah di dusun bakau akit tidak berfungsi sama sekali. Sebab debit air dari dua tahun lalu sampai saat ini selalu membanjiri sawah petani yang mengakibatkan gagal panen. Ia juga menambahkan, seharusnya irigasi ini bermanfaat terhadap petani, akan tetapi irigasi ini membuat sengasara petani. Ia juga mempertanyakan kepada konsultan dari proyek ini apakah tidak adanya perencanaan terlebih dahulu.

Pria yang biasa disapa Parto ini juga meminta kepada Pemerintah khususnya Gubernur Riau dan Presiden Jokowidodo yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat kecil khususnya petani untuk bisa menanggapi keluhan masyarakat petani.

Mangaser Silaban selaku Ketua Kelompok Tani Dua juga angkat bicara terkait Irigasi ini. Ia mengatakan, sudah puluhan tahun ia tinggal disekitaran irigasi yang dibangun, sawah petani tidak pernah kebanjiran dan gagal panen. Namun saat irigasi ini dibangun, selama dua tahun terakhir petani menjerit akibat sawah banjir dan gagal. Ungkapnya.

Pria yang akrab disapa silaban ini juga menuturkan, jika irigasi ini menyengsarakan petani maka tidak penting dibangun tanggul. Sebab dengan angaran milyaran rupiah atau bisa dikatakan mega proyek ini, malah petani-petani tidak diuntungkan dalam hal ini. Pungkasnya

(Ahmad Oki)

You cannot copy content of this page

%d blogger menyukai ini: