oleh

Petugas Lapangan UPST Bantar Gebang Gunakan APD dan RutinPenyemprotan Disinfektan

FBN # KOTA BEKASI – Petugas Lapangan Dinas Lingkungan Hidup DLH Provinsi DKI Jakarta diantaranya devisi yang utama Pada operasional devisi titik Buang, devsi Keamanan,devisi Operator alat berat dan devisi Timbangan

Merupakan garda terdepan dalam penanganan sampah yang bersumber dari berbagai lapisan masyarakat. Tugas keseharian petugas lapangan UPST Bantar Gebang di tambah lagi devisi lainya seperti devisi persada ( kebersihan ) devisi komposting, dan devisi yang lainya yang ada di UPST Bantar Gebang

Secara intens melakukan penanganan armada truk sampah dan membersihkan sampah , mengelola air licith serta pengelolaan sampah yaitu composting dan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah PLSTa

Para petugas lapangan UPST dengan memakai masker, sarung tangan dan Alat Pelinding Diri (APD) Ujar Asep Kuswanto, Kepala Unit Pengelolaan Sampah Terpadu (UPST) , melalui pesan singkatnya (10/6/2021.)

Asep Kuswanto, Mengatakan, hingga sampai saat ini pihaknya intens memberikan instruksi kepada para petugas lapangan dan pegawai di UPST Bantar Gebang ,untuk terus menerapkan 5 M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Mengurangi Mobilitas). Selain itu, juga bahwa para petugas lapangan dan pegawai UPST Bantar Gebang untuk membawa peralatan ibadah dan perlengkapan makan sendiri.

Di UPST Bantar gebang secara rutin juga melakukan penyemprotan (desinfeksi) pada ruang kerja. UPST juga mengingatkan petugas lapangan dan pegawai yang memiliki riwayat penyakit komorbid, kontak erat dengan penderita Covid-19, atau mengalami sakit dengan gejala-gejala yang mengarah kepada Covid-19 untuk melaporkan kondisi kepada atasan, Tuturnya.

Lanjut Asep Kuswanto , Mengatakan Terkait strategi khusus yang diterapkan oleh UPST Bantargebang untuk meminimalisir penularan Virus Covid -19, UPST telah menyediakan kran cuci tangan di beberapa titik. Hal itu dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi para pegawai dalam menjaga kebersihan. Di samping itu, para petugas lapangan juga diwajibkan untuk selalu mengenakan alat pelindung diri (APD) yang memadai ketika bertugas di lapangan, jelasnya.

Dilain sisi tidak bisa dipungkiri bahwa masih banyak warga sekitar UPST Bantargebang seperti pemulung yang nencari nafkah ditengah-tengah timbunan sampah. Oleh sebab itu, pihak UPST Bantargebabg nenjalin kerjasama dengan Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) cabang Bantargebang agar mengingatkan anggotanya untuk tetap meningkatkan kehati-hatian, menerapkan protokol kesehatan, serta mengenakan pakaian kerja yang memadai ketika bekerja di lapangan.

” Pemulung juga dapat memanfaatkan fasilitas kran cuci tangan yang tersebar di beberapa lokasi di area TPST Bantargebang” tutupnya. ( Hadi )

Komentar

Fokus Berita Nasional