PJ Tanjungsari, Naman : Soal Honor Perangkat Desa, Saya Berprinsip Untuk Bertindak Sesuai Dengan Aturan dan Konsideran Hukum Atas Arah Kebijakan Sebuah Peraturan

58

KABUPATEN BEKASI | Perihal adanya statmen mantan kepala desa Tanjungsari, Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, yang dikatakan Mantan Kades Mahdar kepada awak media Fokus Berita Nasional.com, pada hari Senin (3/6/2019), itu tidak benar.

Dikatakan Pj Kades Tanjungsari Naman saat di konfirmasi Fokus Berita Nasional.com, Selasa (4/6/2019) mengatakan, Bahwa informasi atau berita soal perangkat desa saya ada yang belum diberikan honor itu informasi hoax, semua sudah kita bayarkan dan sudah diterima oleh semua perangkat desa Tanjungsari, saya bisa buktikan dengan draf tanda terimannya kok, terang Naman.

Adapun beliau (Mahdar-red) mengatakan Bapak Rohadi dan Ibu Dini, Mereka bilang hak/ honor yang tidak di keluarkan, akan tetapi dalam hal ini tidak demikian, sebab mereka itu sudah tidak lagi sebagai perangkat desa Tanjungsari, artinya tidak ada aturan yang mengatur kita untuk memberikan honor kepada mereka, apa itu dasarnya… Ya Perdes APBDes Nomor 3 Desa Tanjungsari lah sebagai acuan saya bertindak dalam hal ini, perdes tersebut pun sudah berdasarkan kesepakatan bersama dengan BPD.

Ibu Dini sendiri telah mengundurkan diri sejak april lalu, sedangkan untuk Rohadi itu sama sekali saya tidak pernah mengeluarkan SK untuk dia bekerja dibawah kepemimpinan saya, ini aneh bang, orang yang tidak punya SK kok dibilang perangkat, ini perlu saya lurusan agar tidak sesat nanti informasinya. Dan ini artinya saya hanya berhitung untuk dini dan rohadi yaitu dengan nilai kebijakan bukan dengan nilai aturan, dari mana kita buat SPJ nya nanti… yang faham administrasi pasti faham betul soal inilah.

Masih dikatakan Pj Naman, Sedangkan apa yang di ucapkan Mahdar perihal Rohadi yang belum di keluarkan Honornya, kami bertindak sudah sesuai aturan yang tertuang dalam PERDES.

Mahdar sendiri habis masa jabatanya tertanggal di awal februari 2019, dan Rohadi tidak pernah di SK-kan sebagai perangkat desa. Ibu dini sendiri telah mngundurkan diri akan tetapi kami tetap keluarkan haknya dalam bentuk nilai kebijakan . Tutup Pj Naman. (Red**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini