12/03/2022
Post Visitors:80
Kapolres Karawang dan para pendamping melakukan sesi foto bersama di Kampung Tangguh Desa Makmurjaya, Kecamatan Jayakerta. Kamis, 3/12/2020.

FBN – Karawang || Guna menindaklanjuti program pemerintah maupun Polda Jabar dan Polres Karawang dalam menekan angka Penyebaran Covid-19 dan menyiapkan ketahanan pangan dimasa Covid-19. Polda Jabar dan Polres Karawang melakukan kunjungan ke Kampung Tangguh yang ada di seluruh Kecamatan se-Kabupaten Karawang khususnya di Kecamatan Jayakerta.

Dalam kunjungan kampung tangguh turut Hadir Kapolres Karawang Kompol Hermawan yang didampingi Kapolsek Rengasdengklok Kompol Suparno, Danramil 0404/Rengasdengklok Kapten Karomaeni, Camat Jayakerta Budiman Achmad, tim Puskesmas Jayakerta dan Kepala Desa Makmurjaya Ade Suryadi beserta jajarannya tinjau Kampung Tangguh Desa Makmurjaya Kecamatan Jayakerta, Kamis (3/12/2020).

Sementara itu, Camat Jayakerta Budiman Achmad menyampaikan kegiatan monitoring dari jajaran Polda Jabar dan Polres Karawang ke Kampung Tangguh yang ada di seluruh Kecamatan se-Kabupaten Karawang khususnya di Kecamatan Jayakerta. Salah satunya Kampung Tangguh di Desa Makmurjaya.

“Jajaran Polda Jabar dan Polres Karawang meninjau langsung kondisi kampung tangguh yang terdapat di Desa Makmurjaya. Selain memberikan sosialisasi penanganan pasien Covid-19, secara langsung melihat fasilitas apa saja yang ada terdapat di Kampung Tangguh,” ucap Camat kepada Fokusberitanasional.net, Kamis (3/12/2020).

Menurutnya, mengingat tingkat terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Karawang semakin meningkat sehingga dinyatakan kembali sebagai zona merah. Begitupun juga di wilayah Kecamatan Jayakerta ini ada beberapa warga masyarakat kami yang sudah terkonfirmasi Covid-19 dan sudah dilakukan tindakan isolasi mandiri.

“Adapun fasilitas yang ada di kampung tangguh yakni ruang isolasi, tempat untuk penampungan logistik dan kita dukung dengan ketahanan pangan berupa kolam dan tanaman sebetulnya tanaman budidaya,” jelasnya.

Selain itu, kendala terbesar Kami adalah bagaimana menggerakkan kesadaran sosial masyarakat sendiri di masyarakat. seolah ada paradigma ketakutan yang menghampiri mereka bahwa Covid-19 penyakit yang memang sangat ditakuti masyarakat.

“Paradigma masyarakat, beban hukuman sosialnya yang lebih berat yang mereka rasakan itu, yang kadang mereka sulit untuk diajak bisa isolasi mandiri di tempat yang sudah disediakan,” pungkasnya.

Kapolres Karawang Hermawan dan para pendamping saat sedang berbincang-bincang di area Kampung Tangguh.

Tambahnya, “kegiatan hari ini bukan hanya sekedar monumen yang berdiri begitu saja, tetapi ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh warga masyarakat dengan penuh kesadaran dan ini perlu juga kontribusi dari seluruh instansi yang terlibat secara sinergi bukan hanya masyarakat, bukan hanya Pemerintah Desa bukan hanya pemerintah Kecamatan dan instansi yang lain tetapi semua bersinergi sama-sama.” pungkasnya.

(A.Hoirudin)

%d blogger menyukai ini: