09/27/2022
Post Visitors:53

FBN – PELALAWAN || Polsek Pelalawan gelar mediasi antara kelompok masyarakat petani kelapa sawit pemilik lahan yang diduga dirusak PT. RAPP lima tahun yang silam, dengan mengacu kepada rujukan laporan ke Polres Pelalawan tertanggal 14 Desember 2015.

Dalam pertemuan itu dihadiri oleh camat Pelalawan Tengku Sakrimadan S.Sos, Kapolsek Pelalawan Iptu Zul Heru dan kepala desa Lalang Kabung Ahmad Ritonga, tepatnya
di kantor desa Lalang Kabung pada hari Senin (10/8/20).
Pertemuan ini juga dihadiri oleh pihak managemen perusahaan PT. RAPP, yang diwakili humas Wan Jack dan rekan rekan.

Mediasi yang dijembatani Kapolsek Pelalawan Iptu Zul Heru mengatakan ke media ini, bahwa permasalahan 5 tahun yang lalu itu, dimana pihak PT RAPP diduga melakukan pengerusakan lahan petani sawit desa Lalang Kabung, perlu di selesaikan dengan koperatif secara kekeluargaan tanpa ada pihak yang dirugikan jelasnya.

Dengan hal senada begitu juga kepala desa Lalang Kabung Ahmad Ritonga mengatakan dengan tegas menyampaikan kepada pihak perusahaan supaya masalah antara petani kelapa sawit dengan pihak perusahaan terkait pengerusakan lahan oleh pihak perusahaan sesuai rujukan laporan ke Polres Pelalawan 14 Desember 2015 agar diselesaikan dengan bijak dan tidak merugikan kedua belah pihak.

Disela pertemuan perwakilan dari kelompok masyarakat, yang diduga lahannya dirusak PT RAPP Jisman Halomoan Sitompul berharap dengan adanya mediasi ini mengatakan bahwa tidak ada lagi yang di persoalkan selain menuntut ganti rugi atas lahan itu.

Dari hasil mediasi petani kelapa sawit dengan perusahaan PT RAPP yang diwakili oleh pihak manajemen/ humas Wan jek akan ada tindak lanjut nya penyelesaian, sampai ada hasil yang kongkrit demi tercapainya tuntutan dari masyarakat petani kelapa sawit dengan tenggang waktu beberapa hari untuk mendudukkan permasalahan itu.( Red )

%d blogger menyukai ini: