08/11/2022
Post Visitors:35

FBN – SIDOARJO || Pada hari Sabtu (08/08/22020) Unit Reskrim Polsek Kota Sidoarjo melakukan penggerebekan serta penangkapan terhadap Jainul warga Tama Pandaan

Selanjutnya, Jainul dibawa ke Mapolsek Polsek Sidoarjo. Dua hari berselang, keluarga Jainul meminta tolong Lurah Mayora dalam pengurusan tersebut.

Menurut keterangan salah satu keluarga tersangka berinisial M, Jainul dikeluarkan dari Polsek Kota Sidoarjo dengan sejumlah uang.

“Uang tebusan sebesar 40.000.000 (Empat puluh juta Rupiah,” ujarnya, Senin (10/8/2020) sore.

Saat awak media melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Kota Sidoarjo Kompol Anggono Jaya, beliau menyampaikan bahwa awak media diminta untuk konfirmasi ke Kanit Reskrim.

“Langsung saja ke Kanit saya mas,” ucap Anggono.

Kapolsek juga mengakui atas penangkapan terhadap Jainul, namun dengan alasan kurangnya bukti, tersangka dilepas.

“iya mas kemarin saya memang menangkap tersangka Jainul, tapi kurang kuatnya bukti, saya lepaskan,” katanya.

Awak media mencoba konfirmasi ke Kanit Reskrim Polsek Kota Sidoarjo Ipda Ali Mahmud, beliau mengatakan, dirinya tidak pernah menangkap tersangka Jainul

“Saya tidak pernah menangkap yang namanya Jainul,” ujarnya singkat karena beralasan adanya giat Vicon di Polresta Sidoarjo.

“Saya tinggal dulu ya mas, nanti kontak-kontak lagi,” ujarnya meninggalkan Mapolsek Kota.

Awak media kembali berusaha memastikan informasi tersebut dengan kembali mendatangi salah satu keluarga tersangka. Dirinya mengatakan, Jainul dikeluarkan hari Senin.

“Iya pasti tidak ada mas, orangnya sudah keluar Senin dari Polsek Kota Sidoarjo,” ungkap M, Selasa (11/08/2020). (Tim)

%d blogger menyukai ini: