PPTK Akan Potong Paket 1,2 Dan 3 Pekerjaan Jalan Raya Pasar Bojong “Jika Tidak Sesuai”

52

Kab.Bekasi – FBN | Ditemukan kembali Kontraktor yang di duga telah melakukan pengurangan terhadap volume ketinggian, Pekerjaan Proyek Peningkatan yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Bojong Kedung Waringin Dekat dengan stasiun Kereta Api , Kecamatan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi.

Diketahui pekerjaan tersebut dengan Paket 1 2 dan 3 dari 3 Surat Perintah Kerja (SPK) yang dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi.

Pekerjaan tersebut yang dikerjakan oleh Rekanan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bekasi, ketebalan tersebut tidak mencapai 25 Cm, Disinyalir kuat kontraktor dengan beraninya mengurangi Ketebalan pekerjaan, demi meraup keuntungan pribadi .

Pasalnya saat melakukan Pengambilan sample Coredrill yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, di lokasi yang dikerjakan jelas terlihat, Di semua titik lokasi dari 3 Paket Pekerjaan yang diambil sampelnya, hanya memiliki ketebalan 20-23 Cm, tidak ditemukannya ketebalan 25 Cm.senin(25/11/19).

Jelas ini akan mengurangi kekuatan kualitas, yang akan merugikan masyarakat dan pemerintah daerah.

Setelah diambilnya beberapa sample dari titik coredrill yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bekasi, terlihat jelas dan terbukti proyek yang dikerjakan Rekanan Dinas, secara sengaja mengurangi ketebalan.

Diduga kuat Pekerjaan peningkatan Jalan Raya Bojong Kedung Waringin tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya.

Saat dilokasi pengambilan sample Coredrill, PPTK Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Hasri saat di wawancarai awak media fokusberitanasional.com , dengan terkait hasil Coredrill menjelaskan, kan semuanya 3 Paket, tadi kan setiap paket kita ambil sample 3 titik, nanti kita akumulasi dulu hasilnya seperti apa.

“Kalau nanti tidak sesuai dengan ketebalannya, ya kita potong”,tegasnya

Ketika ditanya CV apa yang mengerjakan “kalau CV yang mengerjakan saya tidak hafal, kan ada 3 paket Pekerjaan itu tadi”.pungkasnya Hasri selaku PPTK.

Disinyalir kuat oknum kontraktor telah mengurangi ketebalan pekerjaan tersebut, yang dianggarkan oleh pemerintah daerah guna untuk kepentingan masyarakat, semoga Dinas yang terkait melakukan tindakan tegas, agar tidak adanya pencurian volume demi keuntungan pribadi.

Reporter : (**tif)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini