Presiden Perkumpulan Artis Republik Indoneia “PERARRI” Pemerintah Wajib Perhatikan nasib Seniman dan Artis Indonesia

70

JAKARTA, FOKUS BERITA NASIONAL | Dunia hiburan selalu menjadi dunia yang menyenangkan bagi masyarakat indonesia, Bagaimana tidak berkat insan seni didunia hiburan masyarakat dapat terhibur dari segala aktivitasnya.

Mulai dari pagi hingga malam hari dunia ditenangkan oleh insan seni melalui karya ciptanya baik didalam perfilman maupun didalam seni tarik suara dan musik.

Kehadiran insan seni jika di kaji dengan baik adalah merupakan sosok pahlawan tanpa jasa yang berhasil sukses menenangkan dunia dari segala bentuk prahara

Bisa di bayangkan jika insan seni tidak lagi ada didalam suatu negri,sudah dapat di pastikan kekacauan terjadi dimana mana,jika di padukan dengan pernyataan seorang ahli kedokteran yang menyatakan bahwa orang yang sehat itu adalah orang yang selalu terhibur dan bahagia,maka sudah bisa di pastikan keberadaan insan seni sangat di perlukan disuatu negara manapun.

Namun sangat disayangkan apa yang terjadi pada insan seni di tanah air, keberadaannya belum begitu diperhatikan oleh pemerintah Republik Indonesia, sehingga kesejahteraannya belum begitu merata

Kesenjangan sosial antara insan senipun begitu kentara jika ditelisik dari sudut pandang kesejahteraan. Masih banyak insan seni yang menderita disaat hari tuanya entah karna apa,yang pasti kedaan tersebut haruslah ada uluran tangan pemerintah untuk benar benar memberikan ruang program seni agar para pekerja seni dapat sejahtera.

Menurut presiden perkumpulan artis Indonesia yang biasa di panggil pengacara Cowboys alias M Firdaus Oiwobo, SH bahwa pemerintah sudah saatnya menata program didunia seni agar terbuka luas lapangan kerja di dunia seni itu sendiri.

Firdaus menyayangkan kurangnya perhatian pemerintah didunia seni, padahal menurutnya insan seni sangat berjasa atas kelangsungan hidup bangsa ini

Dikatakannya kepada fokusberitanasional.com, Rabu (11/12/2019) di kantornya bilangan alam sutra, Firdaus yang juga seorang pengacara ini menyayangkan atas kurangnya perhatian pemerintah terhadap isan seni, Firdaus mengharapkan agar pemerintah Republik Indonesia menata dengan serius kegiatan insan seni

“saya meminta kepada pemerintahan pak Jokowi untuk memperhatikan kelangsungan hidup insan seni, baik seni musik maupun seni peran serta perangkatnya.

Saya menilai saat ini insan seni kurang di perhatikan baik dari kesejahteraannya maupun dari kesehatannya, masih banyak insan seni yang sulit mendapatkan jaminan kesehatan dan kesejahteraan

Karena sampai saat ini menurut saya masih banyak kekurangan pemerintah dalam mengelola insan seni tersebut. Kedepan saya akan mengajukan kepada pemerintah agar pekerja seni mempunyai gaji pokok dan mempunyai jam kerja yang jelas.

Bisa kita banyangkan contohnya jika kita membuat produksi film,itu syutingnya sampai larut malam dan pagi buta sudah harus hadir lagi,imbasnya sang artis mencari doping agar kuat begadang. Dan ujung ujungnya narkobalah yang menjadi pilihan mereka agar kuat bertahan di lokasi syuting.

Belum lagi honor para artis yang masih tertunggak di beberapa rumah produksi karna pembayarannya yang lama,nah dasar itulah perarri akan mengajukan beberapa opsi kepada presiden republik Indonesia untuk mensejahterakan taraf hidup insan seni Republik Indonesia” ujar Firdaus.

Pria yang berprofesi sebagai pengacara dan pengusaha ini sangatlah peduli kepada dunia seni yang di gelutinya, Karena dirinya merasakan langsung bagaimana pahitnya hidup sebagai pekerja seni atau seniman di indonesia. Firdaus mendirikan perarri sejak 2 tahun lalu dan dulu bernama Asoasiasi Artis Indonesia (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini