Press Gathering Kejati Jabar: Capaian Kinerja Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Tahun 2018

57

FOKUS BERITA NASIONAL | BANDUNG – Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, (Kejati Jabar) hari ini menggelar Press Gathering kepada sejumlah awak media diruang Adhyaksa I Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Senin 31 Desember 2018. Dalam menyampaikan, Capaian Kinera Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tahun 2018.

Abdul Muis Ali, SH., MH, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) mengatakan, hari ini kita Menggelar Press Gathering kepada publik, sepanjang Tahun 2018, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah melakukan penyerapan Anggaran seperti Bidang Pembinaan sebesar Rp. 60. 375.050.482,- (enem puluh milyar tiga ratus tujuh puluh lima juta lima puluh ribu empat tarus delapan puluh dua rupiah) atau sebesar 93,34 % dari total anggaran yang tersedia sebesar Rp. 64. 679.885.000,- (enam puluh enam milyar enam ratus tujuh puluh sembilan juta delapan ratus delapan puluh lima ribu rupiah).

Sedangkan untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp. 66.757.503.804,- (enam puluh enam milyar tujuh ratus lima puluh tujuh juta lima ratus tiga delapan ratus empat rupiah). Dari target penerimaan sebesar Rp. 13.139. 418.000,- atau sebesar 508,07 %.

Bidang Intelijen sepanjang Tahun 2018, Tim TP4D Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat, melakukan kegiatan Pengawalan dan Pengamanan sebanyak 973 kegiatan di 1 41 instansi, dengan nilai Pengawalan dan Pengamanan sebesar Rp. 74.803.285.006.172,-.

Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksan Negeri se-Jawa Barat telah menerima sebanyak 15.581 SPDP dimana dari keseluruhan jumlah tersebut yang dilajutkan dengan penerimaan berkas perkara tahap pertama sebanyak 13.094 Perkara dan diselesaikan sebnyak 10.235 perkara yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tahap dua sebanyak 12.079 perkara.

Perkara yang masuk kepenuntutan yakni sebanyak 10.171 perkara dan telah diselesaikan sebanyak 9.895 perkara. Dari jumlah tindak pidana yang disampaikan tersebut diatas, kasus yang paling banyak ditangani yakni kasus tindak pidana Narkotika sebanyak 2.028 perkara narkoba dan 56 Perkara Psikotropika, kasus pengelapan sebanyak 672 perkara dan kasus perlindungan anak sebanyak 457 Perkara.

Bidang Tindak Pidana Khusus, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat telah menangani penyelidikan Perkara Korupsi 55 Perkara, jumlah Penyidikan sebnyak 42 Perkara, dan jumlah Penuntutan sebanyak 68 Perkara dengan rincian 27 Perkara berasal dari Penyidik Kejasaan dan 41 Perkara berasal dari Penyidik Kepolisian. Adapun Perkara Tindak Pidana Korupsi yang telah dilakukan eksekusi sebanyak 48 Perkara.

Penyelamatan Keuangan Negara sebesar Rp. 11.153.152. 485,- (sebelas milyar seratus lima puluh tiga juta seratus lima puluh dua ribu empat ratus delapan puluh lima rupiah) dan uang pengganti perkara tindak pindana Korupsi yang berhasil dikemblikan ke Kas Negara sebesar Rp. 649.269.464,- (enam ratus empat puluh sembilan juta dua ratus enam puluh sembilan ribu empat ratus enam puluh empat rupiah).

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah berhasil menyelamatkan keuangan Negara sebesar Rp. 1.346.512. 430.033,- (satu triliun tiga ratus empat puluh enam milyar lima ratus dua belas juta empat ratus tiga puluh ribu tiga puluh tiga rupiah). Dengan Rincian, Uang pengganti yang berhasil ditagih Rp. 197.128. 461,-, Pemulihan Kekayaan/ Keuangan Negara yang berhasil ditagih Rp. 27. 446.339.860,-, Penyelamatan Aset/ Keuangan Negara Rp. 1.318.868.961.712,- dan Penandatanganan MoU sebanyak 29 kegiatan dan Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat sebanyak 65 kegiatan.

Bidang Pengawasan, selama Tahun 2018, Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah memproses dan menjatuhkan hukuman terhadap 25 orang pegawai, baik Tata Usaha maupun Jaksa yang terdiri dari 11 orang Pegawai Tata Usaha dan 14 orang Jaksa, dengan jenis hukuman yang beragam, hukuman ringan sebanyak 3 Orang, hukuman sedang sebanyak 10 Orang dan hukuman berat sebanyak 12 orang. (Red,FBN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini