08/17/2022
Post Visitors:37

KALBAR,MELAWI -FBN || Proses belajar mengajar (PBM) tatap muka di Kabupaten Melawi belum bisa dilaksanakan setelah 8 kasus Terkonfirmasi positif Covid-19 baru kembali ditemukan,Adapun 8 kasus baru itu, diantaranya merupakan pengajar atau guru di Kabupaten Melawi.

Kegiatan Belajar tatap muka tidak boleh ada,sampai wilayahnya kembali berstatus zona hijau. Jadi kita tunggu dulu sampai zona hijau,” ujar Drs,H.Joko Wahyono, M,Si kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Melawi,” Kamis (13/08/20).

Untuk sementara kegiatan belajar mengajar yang akan dilakukan secara tatap muka di lingkungan SMA N 01 dan SMP N 01 serta SMA Santa Maria Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, tidak diperbolehkan.

Arahan dari Bupati Melawi, untuk mengkoordinir pelaksanaan belajar mengajar dari rumah atau sistem Daring(Online) sejak tanggal 13 Agustus 2020 sambil menunggu jawaban dari satuan gugus tugas Covid -19 Kabupaten Melawi.

Satuan Gugus Tugas Covid-19 Melawi bersama dinas kesehatan untuk segera melakukan Swab tes terhadap guru-guru SMP yang ada didalam Kota Nanga Pinoh.

“Keputusan Bupati Melawi juga merupakan syarat utama untuk dapat dimulainya pembelajaran tatap muka disekolah.

Drs.H.Joko Wahyono,M.si juga meminta para pengajar atau guru untuk memberikan tugas pekerjaan rumah kepada peserta didik (siswa) melalui media daring (online) atau media lainnya.

Para pengajar berkewajiban untuk melayani dan memantau pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di rumah. Dan, melaporkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di rumah kepada Bupati, sesuai ketentuan peraturan dan perundang-undangan,”ungkapnya.

“Adapun Wacana pembelajaran tatap muka terus dipersiapkan oleh sekolah terutama dari segi prasarananya. Dan Disdikbud Melawi juga sedang menunggu jawaban dari Gugus Tugas Covid-19 Melawi, serta Dinkes Melawi untuk melakukan swab tes terhadap guru-guru SMP yang ada di Kota Nanga Pinoh,

Keputusan dari Bupati Melawi juga merupakan syarat utama untuk dimulainya pembelajaran tatap muka

Untuk guru yang terpapar Covid-19, Ia berharap,agar tetap semangat dan segera sembuh sehingga dapat melaksanakan tugasnya kembali.”Yakinlah penyakit ini dapat disembuhkan,” pungkasnya.

(Didik/Dmi)

%d blogger menyukai ini: