PT. BMU Pecat Karyawan Sepihak dan Diduga Menjadi Sarang Pungli

79

OKU, FOKUS BERITA NASIONAL.COM | PT. Baturaja Multi Usaha (BMU) yang bergerak di bidang angkutan semen tiga gajah (PT semen Baturaja) memecat karyawan sopirnya bernama Awaludin dengan cara Sewenang Wenang tanpa alasan sehingga berakibat merugikan sepihak dan mencemarkan nama baik.

Awaludin (55 th) salah satu sopir PT. BMU Baturaja, merasa kecewa atas tindakan oknum dari PT. BMU yakni Andi (kepala mekanik), yang memecat tanpa alasan, oleh karena tindakan tersebut telah merugikan dan mencemarkan nama baik maka Awaludin melaporkan hal ini ke Dinas Tenaga Kerja Kab OKU Tgl, 20 mei 2019, untuk diselesaikan dengan cara Bipartit.

Menanggapi hal tersebut pihak Dinas Tenaga Kerja kab Oku melayangkan surat dengan no. 560/264/XXII.4/2019. Prihal : pencatatan perselisihan. yang ditujukan kepada PT BMU dan Awaludin, ditembuskan kepada Bupati Oku di Baturaja.

Disnaker Trans Provinsi Sumsel di Palembang. Dalam surat tersebut disebutkan atas pengaduan Awaludin tgl. 20 mei 2019 terkait masalah hubungan industrial dan dasar UU no. 2 tahun 2004, maka para pihak di panggil untuk diselesaikan perselisihan Hubungan industrial, surat tersebut di tanda tangani oleh kepala Dinas Tenaga Kerja Kab Oku, H. Ilhamudin, M.Si.

Selanjutnya Awaludin kepada Fokus Berita Nasional.COM. Minggu (30/6/2019) menjelaskan bahwa atas tindakan tersebut meminta Disnaker dapat menidak lanjuti dan membayar kewajiban berdasarkan UU Tenaga kerja th 2019 mulai dari upah, lembur, uang jasa, bonus tahunan, dan lain lain atas kewajiban perusahan terhadap dirinya yang telah di berhentikan tanpa alasan dan Sewenang wenang.

Awaludin mengatakan, sangat menyesalkan atas tindakan oknum di PT. BMU, selain Sewenang perusahaan tersebut belum mendaftarkan dirinya dan kawan kawannya, karyawan sopir kepada Disnaker setempat sesuai UU no 7 th 1981, dan belum ada perjanjian kerja bersama (PKB).

Awaludin menyesalkan juga atas tindakan oknum yang ada di PT. BMU yang memugut pungli kepada setiap sopirnya yang hendak berangkat membawa angkutan keluar kota, atas tindakan ini Awaludin meminta kepada pimpinan PT. BMU, Disnaker dan Polres OKU setempat segera mengambil tindakan.

Disnaker Kab Oku, bag Hi, Ipan, via hpnya kepada Fokus Berita Nasional.Com mengatakan, hal tersebut sudah ditindak lanjuti tetapi belum selesai dan siap melanjutkan penyelesaiannya.

Sementara pimpinan PT. BMU di Baturaja, Nukik (30/6/2019) pukul 14. Wib, mengatakan bahwa pihaknya sudah di panggil Disnaker namun jikalau belum selesai siap ditemukan kembali besok Senin tgl, 2 Juli 2019.

Kontributor: Edy FK/ Bejo prayitno

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini